Kemenag Tanggapi Insiden Misa di Depok, Minta Jaga Toleransi

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:43:02 WIB
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar (FOTO: NET)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) amat menyayangkan terjadinya insiden ketika pelaksanaan misa penghiburan di salah satu rumah warga di kawasan Cipayung, Kota Depok.

Kemenag menaruh harapan agar kejadian yang sama tidak terulang lagi serta mengajak segenap warga masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan serta sikap toleransi antarumat beragama.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa upaya dialog wajib diutamakan dalam menyelesaikan tiap persoalan yang berkaitan dengan aktivitas keagamaan. "Kami menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut. Tentu kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi," kata Thobib kepada wartawan, Rabu (1/6/2026).

Thobib mengajak publik untuk terus memupuk rasa persatuan dengan selalu menghargai perbedaan yang ada di lingkungan sekitar. 

"Mari kami kedepankan sikap saling menghormati antarumat beragama dan mengutamakan dialog yang produktif dengan semangat persatuan," ujarnya.

Thobib juga memberikan imbauan kepada warga yang sekiranya belum memahami pelaksanaan suatu kegiatan keagamaan tertentu untuk menggali informasi lewat saluran yang benar.

Ia berpendapat bahwa sosok penyuluh agama merupakan pihak yang kompeten untuk memberikan pemahaman serta kejelasan mengenai jalannya sebuah ritual keagamaan. 

"Jika ada yang belum dipahami terkait giat keagamaan suatu agama, warga bisa melakukan klarifikasi atau meminta penjelasan kepada penyuluh agama setempat," tuturnya.

Pada waktu sebelumnya, sempat geger sebuah tayangan video viral yang menyebutkan adanya aksi pelarangan ibadah misa penghiburan pada sebuah rumah duka di Cipayung, Kota Depok, yang pada akhirnya berhasil dituntaskan lewat jalan damai oleh aparat TNI dan polri.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada hari Minggu (28/6), ketika pihak keluarga beserta kerabat tengah berhimpun di rumah duka mendiang SLS (70) guna menyelenggarakan ibadah misa penghiburan.

Perlu diketahui, misa penghiburan atau misa requiem ialah bentuk perayaan Ekaristi di tradisi Gereja Katolik yang dilaksanakan untuk mendoakan ketenteraman jiwa orang yang wafat sekaligus menguatkan iman keluarga yang berduka.

Keterangan dalam video tersebut menduga bahwa jalannya ibadah sempat terhambat oleh pihak pengurus lingkungan lokal, padahal seorang Romo sudah berada di tempat untuk memimpin prosesi misa.

Ketika dimintai konfirmasi, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra menerangkan bahwa perkara tersebut murni berawal dari adanya salah paham antara warga setempat dengan pemilik kediaman. 

"Ada miskomunikasi awalnya. Ada warga yang tidak tahu-menahu menegur ada acara apa," ujar AKP Hendra saat dihubungi wartawan, Selasa (30/6).

Terkini