Kebakaran Gudang Wings di Cakung Baru Padam Setelah 5 Jam

Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31:01 WIB
Proses pemadaman gudang di Cakung, Jakarta Timur.(FOTO:NET)

JAKARTA - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur membeberkan hambatan yang ditemui ketika menjinakkan si jago merah di gudang kepunyaan PT Sayap Mas Utama III (Wings Group) di daerah Cakung, Jakarta Timur.

Peristiwa kebakaran yang berlangsung pada Senin (29/6/2026) kira-kira pukul 22.35 WIB tersebut baru dapat sepenuhnya dikendalikan pada Selasa (30/6/2026) pukul 03.57 WIB, sesudah para petugas berjuang keras selama lebih dari lima jam.

Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Timur, Edy, menjelaskan bahwa minimnya pasokan air menjadi salah satu hambatan paling krusial di lokasi kejadian.

"Iya, sumber airnya tadi agak susah. Hanya gudang marketing-nya, belakangnya saja ya (yang terbakar). Yang belakang itu," ujar Edy saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).

Walaupun amukan api melahap sebagian area gudang, Edy menegaskan bahwa insiden ini tidak sampai menelan korban jiwa.

"Tidak ada korban. Itu kebakaran sampah, bilangnya pertama kali. Warga pertama kali bilangnya kebakaran sampah. Terus lama-lama membesar, merah gitu. Untuk dugaan penyebab masih dalam penyelidikan," katanya.

Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid menyebutkan, bangunan gudang yang hangus terbakar itu diperkirakan berukuran kurang lebih 700 meter persegi.

Sampai dengan saat ini, pemicu utama kebakaran tersebut masih ditelusuri oleh pihak berwenang, sedangkan total nilai kerugian materiil pun belum bisa dikalkulasikan.

"Untuk objek terbakar gudang, total luas sekitar 700 meter persegi, untuk kerugian masih dalam perhitungan," ucap Wahid.

Demi menghalau kobaran api, pihak Gulkarmat Jakarta Timur menurunkan sebanyak 16 unit armada pemadam kebakaran yang diperkuat oleh 80 orang personel.

"Awal pemadaman sekitar pukul 22.49 WIB dan pemadaman dinyatakan selesai pukul 03.57 WIB," katanya.

Media Kompas.com sudah mencoba mendatangi tempat kejadian perkara pada Selasa pagi hari.

Kendati demikian, pihak keamanan internal gudang tidak mengizinkan untuk masuk ke dalam kompleks bangunan dan melakukan pembatasan terhadap kendaraan yang melintas keluar masuk.

Terkini