Briptu Excel Tewas Tertembak Senpi Rekannya saat Amankan Pelaku Sajam

Selasa, 30 Juni 2026 | 14:27:02 WIB
Ilustrasi senjata api.(FOTO:NET)

BOLAANG MONGONDOW UTARA - Anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Briptu Excel Mamuli (25), meninggal dunia setelah tertembak saat menjalankan tugas pengamanan pada Minggu (28/6/2026).

Insiden itu terjadi saat Tim URC Polres Bolmut merespons laporan masyarakat mengenai dugaan keributan yang melibatkan sejumlah orang bersenjata tajam di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat.

Saat berupaya mengamankan para terduga pelaku, Briptu Excel diduga terkena tembakan yang dilepaskan rekan sesama anggota polisi.

Berikut kronologi Briptu Excel Mamuli tewas tertembak berdasarkan keterangan resmi Polda Sulawesi Utara.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, peristiwa bermula saat Tim URC Polres Bolmut menerima laporan masyarakat terkait dugaan keributan yang melibatkan sejumlah orang membawa senjata tajam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga personel URC yang dipimpin Brigpol RLT bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan.

Setibanya di lokasi, petugas langsung berupaya mengamankan para terduga pelaku.

Saat proses pengamanan berlangsung, situasi disebut berkembang sangat cepat.

Menurut Alamsyah, seorang terduga pelaku diduga hendak menyerang Briptu Excel menggunakan senjata tajam.

"Dengan adanya perlawanan oleh para pelaku, dalam kondisi yang berlangsung sangat cepat tersebut, Brigpol RLT alias Randy mengeluarkan senpi dan mengarahkan ke pelaku namun ternyata mengenai rekannya sendiri Briptu Excel sehingga mengalami luka tembak," kata Alamsyah, dikutip dari Tribun Manado, Senin (29/6/2026).

Keterangan tersebut merupakan hasil laporan Kapolres Bolmut terkait insiden yang terjadi saat operasi pengamanan berlangsung.

Sementara itu, seorang warga berinisial RB mengaku sempat melihat proses penangkapan di lokasi kejadian.

Menurut dia, setelah seorang terduga pelaku berhasil diamankan, terdengar suara tembakan yang membuat Briptu Excel terjatuh.

"Jaraknya lumayan dekat, karena dia waktu itu berdiri di depan mobil," ujar RB.

Usai tertembak, Briptu Excel segera dievakuasi ke RSUD Bolaang Mongondow Utara untuk mendapatkan penanganan medis.

Karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, Briptu Excel dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.15 Wita.

Polda Sulut memastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.

Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulut bersama Satreskrim Polres Bolaang Mongondow Utara telah meminta keterangan seluruh personel yang berada di lokasi kejadian sebagai bagian dari penyelidikan.

Selain menyelidiki insiden penembakan, polisi juga masih memburu dua terduga pelaku yang melarikan diri setelah keributan tersebut.

Polisi telah mengamankan satu dari tiga orang yang diduga terlibat dalam keributan tersebut.

Saat ini, orang itu tengah menjalani proses hukum.

Alamsyah menegaskan, Polda Sulut berkomitmen mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan gugurnya Briptu Excel Mamuli saat menjalankan tugas.

Terkini