Perputaran Ekonomi Puncak HUT ke-499 DKI Tembus Rp2 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43:36 WIB
Warga hadir saat berlangsungnya puncak perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta.(FOTO:NET)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membeberkan bahwa pergerakan roda ekonomi di seputaran kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, menembus angka Rp2 triliun tatkala malam puncak selebrasi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta berlangsung.

“Malam ini, perputaran ekonomi di sekitar HI ini lebih dari Rp2 triliun,” ujar Rano dalam perayaan puncak HUT ke-499 DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6) malam.

Malah, dirinya mengimbuhkan, berkat diselenggarakannya pesta rakyat tersebut, tingkat hunian kamar hotel di sekeliling Bundaran HI ludes terisi penuh. Di samping itu, pusat-pusat pertokoan di area sekitar Bundaran HI, seperti Pasar Tanah Abang dan Thamrin City juga diserbu oleh lautan warga yang datang untuk berbelanja.

“With event yang dilakukan di sini, Jakarta mendapat kunjungan wisata juga bertambah,” jelas Rano.

Pada kesempatan terpisah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memaparkan bahwa pada momentum perayaan Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini, sirkulasi dana ekonomi yang berputar di ibu kota menyentuh nominal fantastis sebesar Rp75 triliun.

Berdasarkan penilaiannya, besarnya nominal perputaran uang itulah yang pada akhirnya menyokong Jakarta untuk tetap kokoh berdiri dan terus bertumbuh kendati sedang dihantam oleh situasi resesi ekonomi global.

Pramono pun menaruh harapan besar melalui kondisi ibu kota yang terbukti resilien di tengah impitan krisis global saat ini, serangkaian program prioritas di sektor edukasi, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan program serupa lainnya bisa konsisten bergulir tanpa ada pemotongan pagu anggaran.

Dirinya juga menggarisbawahi tekadnya demi menyulap Jakarta menjadi sebuah kota yang memberikan rasa aman, ketenteraman, sekaligus sanggup memantik kebahagiaan bagi segenap warganya.

“Itulah yang akan kami lakukan karena saya meyakini bagi warga yang belum beruntung supaya anaknya, keluarganya, menjadi lebih baik kalau kemudian anaknya sempat mengenyam pendidikan setinggi-tingginya. Kami akan kirim dengan LPDP,” ungkap Pramono.

Terkini