JAKARTA - Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis mengungkapkan bahwa pihaknya tengah meneliti aturan anyar menyangkut tarif khusus di kawasan tertentu setelah peresmian jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan area Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol.
“Untuk tarifnya, saat ini kami sedang melakukan suatu review untuk bagian-bagian Ancol yang mungkin kami tidak melakukan tarif kepada orang, tapi ada special zone di mana itu nanti akan dilakukan pemberlakuan untuk parkir saja. Orang-orangnya sudah nggak dikenai lagi untuk masuk ke sana,” jelas Syahmudrian di Stasiun JIS, Senin (22/6).
Meskipun demikian, dia menuturkan bahwa para pelancong nantinya tetap diwajibkan membeli tiket yang berlaku sekarang jika ingin memasuki kawasan wahana.
Syahmudrian menjabarkan bahwa rancangan baru itu masih berada dalam proses analisis.
Saat ini, pihak manajemen masih memberlakukan tarif reguler bagi tiap kendaraan roda empat.
“Tapi untuk momen-momen tertentu, kami akan menerapkan special rate, yaitu seperti hari ini, kami bebaskan semua pengunjung yang akan datang ke Ancol. Demikian juga tanggal 27 dan 28,” ungkap Syahmudrian.
Seperti yang sudah dipahami bersama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah meresmikan pemanfaatan Stasiun KRL JIS serta JPO yang menyambungkan titik JIS dengan wilayah Ancol.
Pramono mengutarakan perasaan sukacitanya atas peresmian sarana stasiun dan jembatan penyeberangan tersebut.
Lewat penjelasannya, infrastruktur stasiun dan JPO ini menjadi salah satu capaian nyata yang sukses direalisasikan bagi kota Jakarta.
Dia pun menggantungkan harapan supaya beroperasinya Stasiun KRL JIS serta JPO penghubung JIS-Ancol ini dapat membereskan hambatan sarana transportasi di kawasan tersebut.
Pramono juga menilai bahwa keterpaduan KRL dan Transjabodetabek di tempat itu mampu menekan angka kepadatan lalu lintas di sekeliling wilayah JIS dan Ancol.
Malah, menurut pemikirannya, warga yang tiba membawa kendaraan pribadi dapat meletakkan mobil atau motor mereka di kantong parkir Ancol kemudian berjalan kaki mengarah ke JIS melintasi JPO penghubung itu.
“Ini akan mengurangi banyak traffic lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan kalau ada kegiatan konser maupun pertandingan sepak bola,” ungkap Pramono.