KM Batam Indah 9 Tenggelam, Seluruh Awak Kapal Berhasil Selamat

Rabu, 24 Juni 2026 | 14:04:20 WIB
Proses evakuasi awak kapal Batam Indah (FOTO: NET)

BATAM - Semua kru kapal KM Batam Indah 9 dikabarkan sukses dievakuasi dalam keadaan selamat usai kapal itu karam di kawasan Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka–Singapura.

Peristiwa ini berlangsung ketika kapal sedang melakukan pelayaran dari Batam menuju Singapura pada Selasa (23/6/2026) pagi.

Peristiwa tersebut segera ditanggulangi oleh bermacam pihak berwenang, meliputi manajemen pelabuhan, jajaran keamanan laut, serta kapal lain yang sedang berada di sekeliling area kejadian.

Kepala KSOP Khusus Batam, Takwim M Masuku, menjabarkan bahwa kapal bertolak dari Pelabuhan Sekupang, Batam pada pukul 06.25 WIB mengarah ke Singapura.

Akan tetapi baru berkisar 10 menit sesudah lepas jangkar, tepatnya pukul 06.35 WIB, kapal dikabarkan mendapati kendala dan pada akhirnya karam di perairan TSS Selat Malaka dan Selat Singapura.

“Berdasarkan informasi sementara, seluruh delapan awak kapal berhasil diselamatkan dan tidak terdapat korban jiwa. Penyebab pasti kejadian masih dalam proses pendalaman oleh pihak yang berwenang,” katanya dalam keterangan di Batam, Selasa (23/6/2026) dikutip dari Antara.

Ketika musibah berlangsung, semua kru kapal yang berjumlah delapan orang sukses menyelamatkan diri sebelum pada akhirnya ditolong oleh kapal MV JAL KALP yang kebetulan lewat di sekeliling area kejadian.

Sesudah itu, para korban dipindahkan menuju LCT Ayu 68, lalu diserahterimakan kepada KAL Mapor demi penanganan lebih lanjut.

Berikutnya, para kru kapal diantar ke Dermaga Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV Batam untuk mengikuti pengecekan kondisi tubuh sekaligus dimintai informasi awal menyangkut urutan peristiwa tersebut.

Tindakan evakuasi ini menyertakan kolaborasi antarinstansi yang merespons secara gesit di jalur laut yang padat lalu lintas internasional tersebut.

Merespons laporan karamnya kapal, KSOP Khusus Batam langsung menerjunkan Kapal Negara KN P-376 menuju tempat kejadian demi menyokong proses pelacakan dan sterilisasi wilayah.

Bukan cuma itu, penyelarasan langkah juga dijalankan bersama bermacam elemen kemaritiman, meliputi KAL Mapor Kodaeral Batam, LCT Ayu 68, serta sokongan dari para nelayan dan warga setempat.

“KSOP Batam memastikan seluruh awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan memperoleh penanganan yang diperlukan,” ujar Takwim.

Demi menghindari efek lanjutan dari kecelakaan ini, KSOP bersama Vessel Traffic Services (VTS) Batam memperketat pengawasan lalu lintas kapal di sekeliling tempat kejadian.

Notifikasi navigasi pun dipancarkan secara berkala lewat saluran VHF 16 supaya kapal-kapal lain yang lewat dapat menjauhi wilayah tersebut.

Kebijakan ini dikerjakan mengingat area TSS Selat Malaka–Singapura menjadi salah satu rute pelayaran paling padat di dunia dengan tingkat mobilitas kapal yang teramat tinggi.

Sampai dengan saat ini, KSOP Khusus Batam masih mengawasi titik karamnya KM Batam Indah 9.

“Prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh awak kapal yang telah dievakuasi serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan pasca-kejadian dan pengamanan lokasi tenggelamnya kapal,” kata Takwim.

Terkini

Panduan Memulai Investasi Saham Untuk Pemula

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:19:01 WIB

Tips Berhemat Tanpa Mengurangi Kualitas Hidup

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:03:45 WIB