JAKARTA - Tim mahasiswa dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sukses mengharumkan nama Indonesia di tingkat global.
Mereka kembali berhasil mengamankan gelar juara dalam ajang peluncuran satelit internasional, yaitu International CanSat Competition 2026 yang diselenggarakan oleh American Astronautical Society (AAS) di Virginia, Amerika Serikat.
Kompetisi CanSat merupakan sebuah ajang bergengsi untuk merancang, membangun, menguji, sekaligus mengoperasikan satelit mini yang dapat menjalankan misi tertentu secara mandiri.
Ajang CanSat 2026 ini diikuti oleh 36 tim finalis yang berasal dari deretan universitas terbaik di dunia.
Pergelaran kompetisi tersebut terlaksana atas kerja sama antara United States Naval Research Laboratory, NASA Goddard, Lockheed Martin, Virginia Tech, Siemens, Praxis, Kratos, dan NRV Rocketry.
Pada masa lampau, tim bernama Bamantara EEPISAT PENS ini juga pernah menyabet juara ketiga pada kompetisi yang sama di tahun 2022.
Kini setelah empat tahun berselang, Tim Bamantara EPPISAT PENS kembali berhasil mengamankan peringkat ketiga.
Apabila tim Bamantara EEPISAT PENS 2022 dahulu hanya beranggotakan lima orang, tahun ini tim diperkuat oleh 23 mahasiswa dari lintas program studi PENS serta didukung oleh pembimbing Nobby Bagus Muliawan dan Hendhi Hermawan.
Seluruh anggota tim tidak langsung menjalani pertandingan di Amerika Serikat.
Mereka diwajibkan melewati rentetan tahapan seleksi serta evaluasi yang ketat, mulai dari penyusunan proposal desain, Preliminary Design Review (PDR), Critical Design Review (CDR), hingga bermacam pengujian teknis seperti uji termal, uji tekanan, uji jatuh (drop test), dan pengujian sistem komunikasi radio.
Saat babak final berlangsung di Virginia, Amerika Serikat, tim Bamantara EEPISAT mampu menampilkan performa terbaik mereka.
Wahana CanSat yang mereka kembangkan terbukti berhasil menjalankan misi dengan sangat baik.
Dikutip dari PENS, berdasarkan keseluruhan penilaian teknis dan presentasi, Bamantara EEPISAT berhasil menempati peringkat ketiga dunia, berada di bawah tim dari Thailand sebagai juara pertama dan Amerika Serikat sebagai juara kedua.
Pencapaian luar biasa ini memperoleh apresiasi dari Direktur PENS, Dr Arif Irwansyah, atas dedikasi, kerja keras, serta semangat pantang menyerah yang diperlihatkan oleh seluruh anggota tim dan dosen pembimbing.
Ia berharap presitasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan membawa nama Indonesia di panggung global.