WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa negara-negara anggota G7 mempunyai kesiapan untuk mengerahkan pasukan guna mendukung pengamanan kebebasan navigasi di kawasan Selat Hormuz.
"Mereka semua ingin melakukannya. Semuanya ingin terlibat sekarang, bukan ketika perang sedang berlangsung," kata Trump kepada wartawan saat ditanya mengenai situasi di Selat Hormuz, Rabu (17/6).
Dengan menyebut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Trump mengungkapkan bahwa pihak Inggris siap ikut serta dalam langkah pengamanan di kawasan Selat Hormuz tersebut.
Negara Jepang dikabarkan juga sudah menyodorkan bantuannya, tutur Trump.
Pada hari Ahad, pihak Iran dan Amerika Serikat memastikan bahwa proses penyusunan nota kesepahaman (MoU) sudah selesai dan berkas tersebut direncanakan bakal ditandatangani di Swiss pada tanggal 19 Juni.
Merujuk pada isi MoU tersebut, kedua belah pihak mempunyai waktu selama 60 hari demi merundingkan sebuah kesepakatan akhir terkait program nuklir milik Iran beserta sanksi dari AS.