JAKARTA - Tim nasional Meksiko mengokohkan diri di posisi teratas Grup A Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 dalam laga kedua di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, Jumat WIB.
Laga langsung bergulir dengan intensitas tinggi sejak awal babak pertama.
Korea Selatan segera berupaya menggempur lewat aksi cepat Son Heung-min dan Lee Kang-in, tetapi lini belakang Meksiko tampil sangat disiplin.
Bahkan saat laga baru berjalan empat menit, Lee Kang-in sudah diganjar kartu kuning karena melakukan pelanggaran keras.
Meksiko membalas lewat serangkaian peluang yang mengancam gawang lawan.
Brian Gutierrez dan Roberto Alvarado melepaskan tembakan pada menit ke-7, namun bola masih bisa diselamatkan oleh penjaga gawang Korea Selatan.
Gempuran dari tim tuan rumah terus mengalir, meski belum ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Korea Selatan pun beberapa kali menebar ancaman, termasuk momen krusial pada menit ke-18 saat Edson Álvarez terpaksa menyapu bola tepat di garis gawang demi mementahkan peluang emas Son Heung-min.
Jual beli serangan terus diperagakan oleh kedua tim hingga pertengahan paruh pertama, tetapi papan skor belum berubah.
Menjelang turun minum, Korea Selatan mulai mendominasi aliran bola dan berulang kali menekan barisan pertahanan Meksiko.
Lee Kang-in kembali berspekulasi pada menit ke-44, namun usahanya masih belum membuahkan hasil.
Paruh pertama pertandingan akhirnya selesai dengan skor kacamata 0-0 setelah diberikan tambahan waktu selama lima menit.
Memasuki paruh kedua, Meksiko bermain dengan gaya yang jauh lebih agresif.
Pasukan racikan pelatih Javier Aguirre langsung menaikkan tempo serangan dan memperoleh beberapa kans di awal babak, termasuk tendangan Luis Romo di menit ke-50 yang masih mampu diamankan kiper Korea Selatan.
Kebuntuan dalam laga ini akhirnya pecah pada menit ke-50 lewat gol semata wayang yang dilesakkan oleh Luis Romo.
Proses gol tersebut tercipta akibat kemelut yang terjadi di area penalti Korea Selatan.
Bola muntah dari skema serangan Meksiko tidak mampu dihalau dengan sempurna oleh barisan belakang lawan, sehingga Romo dengan cepat menyambar bola ke dalam gawang yang sudah kosong dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Meksiko.
Seusai gol tersebut, Ksatria Taegeuk bergegas menaikkan intensitas gempuran mereka.
Lee Kang-in bertindak sebagai kreator serangan dan berulang kali melepaskan spekulasi dari luar kotak penalti, termasuk pada menit ke-78 serta menit ke-90+2 melalui skema tendangan sudut.
Akan tetapi, semua upaya itu tetap gagal membongkar rapatnya lini pertahanan Meksiko.
Kiper Meksiko, Rangel, tampil sebagai penyelamat di menit-menit krusial menjelang laga usai.
Dia melakukan aksi penyelamatan gemilang pada menit ke-87 dan di masa injury time dengan mementahkan peluang emas milik Cho Gue-sung serta Hwang In-beom yang hampir saja menyamakan kedudukan.
Grup asuhan pelatih Myung-Bo Hong terus mengurung pertahanan lawan hingga detik terakhir melalui rangkaian sepak pojok beruntun di masa tambahan waktu, namun tembok pertahanan Meksiko tetap tampil kokoh.
Selesainya pertandingan ditandai dengan tiupan peluit panjang dari wasit yang mengesahkan kemenangan 1-0 untuk Meksiko.
Lewat poin penuh ini, Meksiko mengamankan peluang besar untuk melangkah ke fase berikutnya sebagai juara Grup A, sedangkan Korea Selatan wajib memburu poin krusial pada pertandingan selanjutnya demi menjaga asa bersaing di fase grup.
Susunan pemain:
Meksiko (4-1-2-3): Raul Rangel, Jorge Sanchez, Edson Alvarez, Johan Vasquez, Jesus Gallardo, Erik Lira, Luis Romo, Brian Gutierrez, Raul Jimenez, Julian Quinones, Roberto Alvarado.
Pelatih: Javier Aguirre Onaindia
Korea Selatan (3-4-3): Kim Seunggyu, Lee Hanbeom, Kim Minjaem, Kim Moonhwan, Seol Youngwoo, Lee Gihyuk, Hwang Inbeom, Paik Seungho, Lee Jaesung, Lee Kangin, Son Heung-min.
Pelatih: Myung-Bo Hong.