JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan rasa duka mendalam atas berpulangnya seorang pelajar SMAN 6 Jakarta dengan inisial NAEP (16) setelah terjatuh dari motor akibat tersangkut kabel lalu tertabrak bus di wilayah Jakarta Selatan pada Kamis (18/6).
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang siswi yang bernama Neisha Amalia Evrian Putri, 16 tahun, siswi kelas 10 SMA 6 Jakarta, memang betul kemarin meninggal dunia ketika dibonceng terkena kabel di Jalan Losari, Jakarta Selatan," kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat.
Ia pun mengonfirmasi telah memberikan instruksi kepada sejumlah instansi terkait guna mengulurkan bantuan menyeluruh bagi keluarga yang ditinggalkan, meliputi pendampingan hingga selesainya pemakaman.
"Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, kemudian Bina Marga, dan juga yang lainnya untuk membantu sepenuhnya, termasuk sampai dengan pemakaman kemarin," ujar Pramono.
Di samping hal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Baznas Bazis DKI Jakarta turut menyalurkan santunan bagi pihak keluarga korban.
Ia menambahkan bahwa pihak pemerintah juga memfasilitasi rekan-rekan sekolah korban yang hendak mengantarkan jenazah ke lokasi pemakaman.
"Kemarin, kami mengirim tiga bus untuk siswa bisa mengantar almarhumah ke pemakaman dan kami juga menanggung pembiayaan untuk itu," ungkap Pramono.
Ia memaparkan bahwa setahu informasi yang diperoleh olehnya, kabel yang menjadi pemicu kecelakaan fatal itu ialah kabel milik PLN yang putus.
Mengenai langkah hukum dari peristiwa ini, Pramono menyerahkan penanganan seutuhnya kepada pihak berwajib serta keluarga yang bersangkutan.
Menurutnya, pihak keluarga dari korban memang menghendaki agar permasalahan ini diselesaikan secara hukum yang berlaku.
"Karena memang keluarga ini memahami tentang hukum, sehingga neneknya juga meminta untuk itu. Karena ini persoalannya sudah masuk wilayah privat, kami persilakan untuk itu," tutur Pramono.
Sebelumnya, seorang pelajar kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Jakarta berinisial NAEP meninggal dunia pasca terjatuh dari motor karena tersangkut kabel seling hingga terlindas bus sekolah di Jakarta Selatan pada Kamis (18/6).
Pada waktu kejadian, korban tengah dalam perjalanan menuju sekolah dengan dibonceng oleh bapaknya.
"Awal kejadian itu pagi hari sekitar jam 05.30 WIB. Ketika ada pengendara sepeda motor berboncengan melintas di Jalan Lauser. Kebetulan, bertempat tinggal di daerah Ciledug, mengantar anak sekolah," kata Camat Kebayoran Baru Rachmat Mulyadi, Kamis (18/6).
Ia mengutarakan bahwa insiden tersebut berlangsung ketika motor yang dinaiki oleh korban melintas di tempat kejadian perkara, tepatnya di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Akan tetapi, bagian setang sepeda motor itu diduga tersangkut untaian kabel yang melintang rendah hingga ke area jalanan, memicu kendaraan menjadi tidak seimbang dan membuat pengendaranya terjerembap.
"Ketika melewati Jalan Lauser, persis di depan taman, ada kabel yang melintang, agak menjorok ke jalan, sehingga setang motor pengendara tersebut jadi nyangkut, kemudian oleng, sehingga jatuh, dan pada saat jatuh itu, yang dibonceng menjadi korban meninggal dunia," jelas Rachmat.