Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:11:12 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.(FOTO:NET)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa pemerintah memasang target untuk merevitalisasi sebanyak 71.744 sekolah pada tahun 2026.

Jumlah tersebut melonjak sekitar 60.000 sekolah dari target semula yang hanya menyasar 11.744 sekolah pada tahun ini.

"Tahun ini kami akan melakukan revitalisasi untuk 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," ujar Abdul dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/6/2026).

Pada rencana awal, pengerjaan revitalisasi bagi 11.744 sekolah akan didanai dengan anggaran mencapai Rp 14 triliun.

Hingga bulan Juni 2026, ia menyebutkan bahwa pengerjaan fisik sudah menyentuh angka 70 persen dari target sekolah yang ditetapkan.

"Bahkan, beberapa di antaranya sudah bisa selesai di bulan Juli atau Agustus, dan sudah bisa diresmikan untuk memulai tahun ajaran 2026/2027," ujar Abdul.

Di samping itu, ia menyatakan bahwa kebijakan pembenahan sekolah ini ikut memberikan dampak positif bagi sektor lain di luar sarana dan prasarana pendidikan.

Salah satu dampak nyatanya ialah terbukanya lapangan pekerjaan baru selama proses pembenahan belasan ribu sekolah di berbagai daerah berlangsung.

"Mereka yang mengerjakan revitalisasi untuk 71.744 (sekolah) tu sekitar 1,1 juta orang, yang akan bisa bekerja dalam rentang waktu antara tiga sampai delapan bulan," ujar Abdul.

Ia melanjutkan bahwa program perbaikan fasilitas sekolah ini memperoleh respons yang sangat baik dari publik, khususnya di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Sewaktu melangsungkan kunjungan kerja ke wilayah-wilayah tersebut, Abdul mengutarakan bahwa pihak pengelola sekolah beserta para murid sangat menghargai program ini.

"Karena komitmen Bapak Presiden untuk peningkatan mutu pendidikan, kami merevitalisasi sekolah-sekolah itu, baik sekolah negeri maupun swasta, dan itu kami selenggarakan di seluruh Indonesia," ujar Abdul.

Terkini