DPR Minta Publik Tunggu Hasil Audit BPK untuk Program MBG

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:42:01 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto (Sumber: NET)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini memberikan tanggapan terkait aksi demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang menuntut pelaksanaan audit terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan bahwa menyuarakan pendapat merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati.

"Pertama, saya menghargai aspirasi masyarakat yang meminta audit program MBG. Itu hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan," kata Yahya Zaini kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).

Yahya menjelaskan bahwa audit terhadap pemanfaatan anggaran negara pada dasarnya merupakan wewenang dari lembaga resmi negara.

Ia merasa optimis bahwa BGN pun telah melalui proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) layaknya kementerian serta lembaga negara lainnya.

"Saya percaya BGN telah diaudit oleh BPK selaku badan resmi yang mengaudit anggaran kementerian dan lembaga. Namun kami belum tahu hasil auditnya," ujarnya.

Legislator dari Partai Golkar tersebut menilai bahwa hasil pemeriksaan tersebut nantinya dapat dipergunakan sebagai acuan untuk mengukur efektivitas program sekaligus memastikan penggunaan dana berjalan sesuai koridor hukum.

Lebih lanjut, Yahya menerangkan bahwa BPK juga memiliki wewenang penuh untuk melakukan audit investigasi jika dibutuhkan untuk tujuan spesifik.

Prosedur ini dinilai sangat krusial apabila terdeteksi adanya indikasi ketidakwajaran dalam tata kelola maupun realisasi anggaran.

"Jika diperlukan untuk kepentingan tertentu, BPK dapat melakukan audit investigasi terhadap program MBG. Sehingga akan ditemukan di mana letak kesalahan tata kelola dan penyimpangan penggunaan anggaran yang dikelola oleh BGN," jelasnya.

Di sisi lain, sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan MBG Watch melangsungkan aksi unjuk rasa di kawasan luar kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

Para demonstran terlihat membentangkan garis kuning-hitam di sekeliling area kantor BGN.

Berdasarkan kondisi di lokasi Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (10/6), para peserta aksi menempelkan berbagai poster yang berisi kritik terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Mereka membawa tulisan seperti 'Gedung Ini Kami Segel', 'Audit MBG', hingga 'Kami Muak! Rombak Total MBG!'.

Sejumlah massa aksi juga tampak membawa peralatan dapur seperti panci dan alat memasak lainnya.

Secara bergantian, mereka menyampaikan orasi menggunakan alat pengeras suara.

Melalui orasinya, perwakilan demonstran menganggap sistem tata kelola program MBG harus dievaluasi secara menyeluruh.

Mereka menumpahkan rasa kecewa atas beragam hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaan program tersebut di lapangan.

"Kami Aliansi MBG Watch ingin menuntut pemerintah untuk secara serius merombak tata kelola MBG kami," kata salah satu orator dalam aksi.

Terkini