Kuasa Hukum Tegaskan Isu Pesugihan Sarwendah Cuma Fitnah

Selasa, 19 Mei 2026 | 11:00:41 WIB
Artis Sarwendah (Sumber: NET)

JAKARTA - Tim penasihat hukum Sarwendah menyampaikan klarifikasi mengenai kabar viral yang mengaitkan klien mereka dengan isu ritual pesugihan di Gunung Kawi.

Informasi tersebut mulai ramai diperbincangkan setelah beredarnya unggahan rekaman video dari Pesulap Merah yang menampilkan pernyataan seorang narasumber atau juru kunci di lokasi itu. 

Pihak advokat menegaskan bahwa tuduhan tersebut adalah fitnah dan sama sekali tidak memiliki dasar.

Abraham Simon, anggota tim pengacara Sarwendah, menjelaskan bahwa kehadiran kliennya di Gunung Kawi terjadi beberapa tahun yang lalu. 

Berdasarkan keterangannya, kunjungan tersebut murni untuk keperluan pekerjaan proses syuting dan bukan untuk melakukan ritual gaib seperti yang sedang ramai dibahas di media sosial.

"Perlu kami luruskan bahwa yang terjadi adalah sebenarnya pada saat itu, sudah cukup lama, kira-kira 2021-2022 lah. 

Jadi pada saat itu memang ada syuting podcast Kakak Beradik," kata Abraham Simon saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026) malam.

Abraham Simon menambahkan, program yang dikerjakan saat itu mengusung konsep horor yang mengharuskan tim berpindah-pindah ke berbagai tempat yang dianggap sakral atau kental dengan suasana mistis. 

Ketika berkunjung ke sana, Sarwendah tidak sendirian, melainkan didampingi oleh Jordi Onsu serta seluruh tim produksi yang terlibat dalam proses pengambilan gambar dan video.

"Podcast, jadi memang temanya horor begitu. Jadi memang ada pengambilan gambar dan video di sana. Jelas-jelas begitu. Jadi, ya ini pemberitaan-pemberitaan yang sebenarnya mungkin niatnya menghibur begitu ya awalnya, mencari sensasi, tapi dengan viral seperti ini cukup merugikan klien kami namanya disebut-sebut. Ini kan fitnah berarti ya," tegas Simon Abraham.

Senada dengan rekannya, Chris Sam Siwu selaku penasihat hukum juga memberikan pembelaan untuk menjaga nama baik Sarwendah. 

Ia menyoroti adanya penggiringan opini negatif yang seolah-olah mengaitkan kesuksesan kliennya dengan jalan pintas melalui ritual pesugihan.

"Klien kami ini kalau dibilang pesugihan, itu bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh klien kami. Klien kami itu kalau bisa dilihat dia bekerja dari pagi sampai malam, pagi sampai malam. Bertolak belakang dengan pesugihan. Pesugihan orang gak usah kerja tiba-tiba datang semua itu sendiri uangnya. Nah, ini jauh," terang Chris Sam Siwu.

Selanjutnya, tim kuasa hukum menyatakan sedang mengkaji secara mendalam seluruh materi video yang beredar, termasuk tayangan yang diunggah oleh Pesulap Merah. 

Langkah ini ditempuh untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan guna menjatuhkan reputasi klien mereka atau hanya penyampaian informasi yang keliru dari narasumber di lokasi.

"Kalau memang video ini disebarkan atau memang diframing menjelekkan nama baik klien kami, kami pasti akan lakukan upaya hukum seperti yang sebelum-sebelumnya. Ya, jadi kami akan pelajari dulu terkait video yang beredar," pungkas Chris Sam Siwu.

Tags

Terkini