Tekuk Ruud, Sinner Sabet Gelar Italian Open 2026 & Golden Masters

Senin, 18 Mei 2026 | 15:29:39 WIB
Sinner Juara Italian Open 2026.(Sumber:NET)

JAKARTA - Petenis tunggal putra asal Italia, Jannik Sinner, sukses mengamankan trofi Italian Open 2026 setelah menumbangkan Casper Ruud lewat dua set langsung 6-4, 6-4 pada Minggu (17/5/2026). 

Lewat kemenangan ini, ia resmi melengkapi status Career Golden Masters setelah berhasil mengoleksi seluruh sembilan gelar ATP Masters 1000.

Sinner kini menjadi petenis kedua dalam sejarah yang meraih Career Golden Masters, menyamai pencapaian Novak Djokovic pada tahun 2018 lalu. 

Selain itu, ia juga mencatatkan diri sebagai petenis Italia pertama yang menjadi juara di rumah sendiri sejak Adriano Panatta pada 1976. Gelar di Roma ini sekaligus menjadi trofi Masters keenam yang ia menangi secara berturut-turut.

"Saya pikir tahun ini adalah tahun ke-50 sejak petenis Italia menang dan saya sangat, sangat bahagia. Ini adalah dua setengah bulan yang luar biasa. Saya mencoba menempatkan diri saya pada posisi terbaik setiap saat," kata Sinner, dikutip dari ATP, Senin (18/05/2026).

Berkat dukungan penuh dari penonton di Campo Centrale, Sinner berhasil bangkit dari awal laga yang lambat untuk mengunci gelar Masters 1000 kesepuluhnya, sekaligus yang pertama di Roma.

Setelah berhasil meredam agresivitas Ruud di awal permainan, Sinner mulai memegang kendali laga lewat akurasi pukulan baseline yang konsisten hingga akhirnya memastikan kemenangan.

Petenis berusia 24 tahun itu langsung mengangkat kedua tangannya begitu laga usai, merayakan momen emosional tersebut sebelum menghampiri dan memeluk timnya di pinggir lapangan.

Kondisi kebugaran Sinner sempat dipertanyakan sebelum laga final ini karena duel semifinal yang menguras energi melawan Daniil Medvedev. Pertandingan tersebut dimulai hari Jumat (15/5/2026) dan baru selesai pada Sabtu (16/5/2026) akibat penundaan karena hujan deras yang mengguyur hingga larut malam.

Sinner sempat beberapa kali menunjukkan tanda-tanda kelelahan di laga itu. Namun, ia tetap tampil bergerak lincah dan percaya diri saat menghadapi Ruud, yang sudah lolos ke final sejak Jumat (15/5/2026) usai menang telak 6-1, 6-1 atas Luciano Darderi.

"Pertandingan ini menguras fisik dan sangat berat. Saya sangat berterima kasih kepada tim fisik yang berusaha menjaga kondisi tubuh saya," kata Sinner.

Sinner saat ini mengantongi rekor 34 kemenangan beruntun di turnamen Masters 1000, melampaui rekor 31 kemenangan milik Djokovic setelah ia mengalahkan Andrey Rublev di perempat final Roma, Kamis (14/5/2026).

Petenis Italia ini juga sukses menyapu bersih enam gelar Masters 1000 beruntun yang dihelat di Paris, Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, dan Roma. Ini menjadi rekor luar biasa karena belum pernah ada petenis lain yang sanggup memenangi lebih dari empat gelar secara berturut-turut.

Melalui pencapaian impresif lainnya, Sinner menyejajarkan namanya dengan Rafael Nadal pada tahun 2010 sebagai petenis yang berhasil menyapu bersih tiga trofi Masters 1000 di lapangan tanah liat dalam satu musim.

Petenis unggulan utama ini sekarang menjadi orang ketujuh dalam sejarah tenis yang mampu mengumpulkan 10 gelar Masters 1000, sejak meraih piala pertamanya di level ini di Toronto pada 2023. Menariknya, Sinner tercatat tidak pernah kehilangan satu set pun dalam setiap partai final Masters 1000 yang berhasil ia menangi.

Sinner sejauh ini sudah mengoleksi lima gelar Masters 1000 di musim ini, membuatnya hanya membutuhkan satu gelar lagi untuk menyamai rekor enam gelar dalam satu tahun kalender milik Djokovic.

Tags

Terkini