JAKARTA – Sebanyak 22 RT di Jakarta Timur terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung dengan ketinggian air mencapai 195 cm menyusul hujan deras di hulu.
Peningkatan debit air ini terjadi secara signifikan setelah kawasan hulu mengalami guyuran hujan dengan intensitas tinggi sejak malam hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat bahwa wilayah Cawang menjadi lokasi dengan titik genangan paling dalam saat ini.
"Sebanyak 22 RT di Jakarta Timur terendam banjir dengan ketinggian air capai 195 cm," ujar Isnawa Adji, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Selasa (05/05/2026).
Isnawa Adji mengungkapkan bahwa kenaikan status Bendung Katulampa menjadi Siaga 3 memicu meluapnya aliran sungai ke pemukiman warga di bantaran.
Selain wilayah Cawang, pemukiman di Bidara Cina dan Kampung Melayu juga ikut terdampak oleh kenaikan volume air sungai tersebut.
Personel gabungan telah disiagakan di lokasi untuk membantu proses evakuasi warga yang rumahnya tidak lagi memungkinkan untuk ditempati sementara.
Beberapa warga memilih bertahan di lantai 2 rumah mereka sambil menunggu air surut yang diprediksi terjadi jika hujan di hulu mereda.
Penyaluran bantuan logistik berupa makanan siap saji dan obat-obatan mulai didistribusikan ke posko pengungsian terdekat di sekitar lokasi bencana.
Pompa air milik dinas terkait dioperasikan secara maksimal guna mempercepat pembuangan genangan kembali ke aliran sungai utama.
Masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai diminta tetap waspada terhadap potensi kiriman air susulan jika cuaca buruk kembali melanda.
Data menunjukkan jumlah wilayah terdampak kemungkinan masih bisa bertambah seiring dengan pemantauan dinamis dari petugas di lapangan.