YOGYAKARTA – Kasus kekerasan Daycare Little Aresha Jogja terungkap dengan 5 fakta mengejutkan, mulai dari korban alami pneumonia hingga dugaan keterlibatan oknum ASN.
Insiden ini bermula saat orang tua korban merasa curiga dengan perubahan perilaku dan kondisi fisik anak mereka setelah pulang dari penitipan.
"Anak saya didiagnosis pneumonia akibat sering disuapi paksa sambil menangis, yang menyebabkan makanan masuk ke saluran pernapasan," ujar Elwina Riska, sebagaimana dilansir dari kompas.com, Senin (27/4/2026).
Pihak keluarga menemukan bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan kasar dari pengelola tempat tersebut.
Elwina Riska menjelaskan bahwa buah hatinya sering mengalami demam tinggi dan sesak napas yang tidak wajar setelah dititipkan di sana.
"Kami sangat terpukul mengetahui bahwa pemilik daycare tersebut ternyata adalah seorang ASN yang seharusnya memiliki integritas tinggi," kata Elwina Riska, sebagaimana dilansir dari kompas.com, Senin (27/4/2026).
Polresta Yogyakarta kini telah menaikkan status penanganan perkara ini ke tahap penyidikan lebih lanjut.
Penyidik telah mengamankan barang bukti berupa rekaman digital dan hasil visum medis dari rumah sakit.
Kepolisian berkomitmen menuntaskan perkara ini karena menyangkut keselamatan anak di bawah umur.
Pemilik tempat penitipan tersebut terancam sanksi disiplin berat jika terbukti melakukan pelanggaran hukum pidana.
Komisi Perlindungan Anak Daerah terus memberikan pendampingan psikologis kepada korban yang mengalami trauma hebat.