AS Gelar Operasi Cybercrime di Asia Tenggara Termasuk Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 | 19:42:06 WIB
Ilustrasi AS Gelar Operasi Cybercrime di Asia Tenggara

WASHINGTON – Amerika Serikat secara resmi meluncurkan inisiatif baru berupa AS gelar operasi cybercrime yang mencakup wilayah strategis Indonesia dan negara Asia Tenggara.

Kebijakan ini menjadi respons terhadap meningkatnya ancaman serangan digital yang menargetkan data sensitif pada level internasional.

Wakil Jaksa Agung Amerika Serikat, Lisa Monaco, menyatakan bahwa target operasi ini adalah para peretas yang beroperasi secara terorganisir di wilayah tersebut.

"Amerika Serikat dan mitra internasional tidak akan tinggal diam ketika penjahat siber mengancam keamanan ekonomi dan nasional kita," ujar Lisa Monaco, sebagaimana dilansir dari kompas.id, Sabtu (25/4/2026).

Pihak berwenang melihat Asia Tenggara sebagai titik krusial dalam peta sebaran kejahatan komputer saat ini.

Lisa Monaco menegaskan bahwa tindakan ini bertujuan untuk membongkar infrastruktur digital yang digunakan oleh kelompok kriminal untuk melakukan pemerasan.

"Operasi ini merupakan bukti komitmen kami untuk memburu para pelaku kejahatan siber di mana pun mereka bersembunyi," kata Lisa Monaco, mengutip dari kompas.id, Sabtu (25/4/2026).

Skema kerja sama ini melibatkan pertukaran informasi intelijen siber secara cepat antara FBI dengan lembaga keamanan di negara-negara terkait.

Tim investigasi khusus telah dikerahkan untuk melacak aliran dana kripto yang sering digunakan dalam praktik pencucian uang hasil peretasan.

Sejumlah peladen yang diduga menjadi basis operasi serangan ransomware menjadi fokus utama dalam penyisiran digital kali ini.

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kerugian finansial yang dialami perusahaan global akibat pencurian data.

Indonesia sendiri menjadi mitra penting dalam memastikan keamanan jalur komunikasi data di kawasan Pasifik.

Penindakan hukum terhadap aktor intelektual di balik serangan siber terus dilakukan secara maraton melalui koordinasi diplomatik.

Tags

Terkini