Sakit Hati Diduga Jadi Motif Penikaman di Lubuk Baja Batam

Sabtu, 25 April 2026 | 19:42:06 WIB
Ilustrasi Penikaman di Lubuk Baja Batam

BATAM – Polsek Lubuk Baja mendalami kasus penganiayaan berat setelah unsur sakit hati diduga jadi motif penikaman yang melibatkan dua pria di sebuah kawasan ruko Batam.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada siang hari dan langsung menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi kejadian.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian, menjelaskan bahwa timnya bergerak cepat untuk mengamankan pelaku yang sempat berusaha melarikan diri dari kejaran massa.

"Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, sakit hati diduga jadi motif penikaman ini terjadi karena korban sering melontarkan kata-kata yang menyinggung perasaan pelaku," ujar Kompol Yudi Arvian, sebagaimana dilansir dari batampos.jawapos.com, Sabtu (26/4/2026).

Petugas menyita sebilah senjata tajam jenis pisau dapur yang digunakan untuk menyerang korban hingga tersungkur di aspal.

Yudi Arvian memaparkan bahwa perselisihan antara keduanya sudah berlangsung selama 1 pekan terakhir sebelum akhirnya memuncak pada aksi kekerasan tersebut.

"Pelaku mengaku sudah tidak tahan dengan perlakuan korban yang dianggap merendahkan harga dirinya di depan rekan-rekan yang lain," kata Kompol Yudi Arvian, dikutip dari batampos.jawapos.com, Sabtu (26/4/2026).

Korban kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat akibat luka robek yang cukup dalam pada bagian tubuh bagian atas.

Sejumlah saksi mata yang berada di tempat kejadian perkara sudah dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyelidikan polisi.

Pelaku yang berinisial R kini harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum pidana.

Pihak berwajib terus melakukan olah lokasi guna memastikan kronologi pasti terkait posisi keduanya saat insiden berlangsung.

Barang bukti berupa pakaian yang terkena noda darah juga telah diamankan oleh unit identifikasi kepolisian setempat.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar menyelesaikan konflik personal melalui jalur komunikasi yang sehat tanpa melibatkan tindakan anarkis.

Tags

Terkini