Harga Cabai Rawit Tembus Rp84 Ribu Telur Ayam Rp32 Ribu

Jumat, 10 April 2026 | 14:57:56 WIB
Harga Cabai Rawit Tembus Rp84 Ribu Telur Ayam Rp32 Ribu

JAKARTA - Pergerakan harga bahan pangan kembali menjadi perhatian masyarakat pada akhir pekan ini. 

Sejumlah komoditas pokok yang banyak dikonsumsi rumah tangga tercatat mengalami variasi harga di tingkat pedagang eceran di berbagai daerah. Informasi mengenai perkembangan harga tersebut penting untuk memantau stabilitas pasokan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Pemantauan harga pangan secara berkala dilakukan melalui berbagai sistem informasi resmi yang mengumpulkan data dari berbagai wilayah di Indonesia. Data tersebut menjadi acuan bagi pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk mengetahui perkembangan harga komoditas strategis yang mempengaruhi kebutuhan sehari-hari.

Pada Jumat pagi, sejumlah komoditas pangan seperti cabai, telur ayam, beras hingga minyak goreng menunjukkan kisaran harga tertentu di pasar nasional. Beberapa komoditas bahkan mencatat harga yang cukup tinggi dibandingkan komoditas lainnya, terutama cabai rawit merah yang dikenal memiliki fluktuasi harga cukup tajam.

Harga Cabai Rawit Dan Telur Ayam Pagi Ini

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga pangan di Jumat pukul 07.28 WIB, komoditas cabai rawit merah mencapai Rp84.650 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp32.650 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp47.250 per kg, bawang putih Rp40.200 per kg.

Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang sering mengalami lonjakan harga karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi cuaca, distribusi, hingga ketersediaan pasokan dari sentra produksi. Sementara itu, telur ayam ras tetap menjadi salah satu sumber protein hewani yang paling banyak dikonsumsi masyarakat sehingga pergerakan harganya juga kerap menjadi perhatian.

Perkembangan Harga Beras Di Pasar Nasional

Selain komoditas hortikultura dan produk peternakan, harga beras sebagai pangan pokok juga menjadi indikator penting dalam memantau stabilitas pangan nasional.

Berdasarkan data yang sama, beras kualitas bawah I di harga Rp14.550 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.550 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.050 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.900 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.300 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.800 per kg.

Perbedaan harga beras tersebut mencerminkan variasi kualitas yang tersedia di pasaran. Konsumen biasanya memilih jenis beras sesuai dengan kebutuhan serta daya beli masing-masing. Stabilitas harga beras menjadi perhatian utama karena komoditas ini merupakan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Pemantauan harga beras juga penting bagi pemerintah untuk menentukan kebijakan terkait pengelolaan cadangan pangan, distribusi, hingga stabilisasi harga di pasar.

Harga Cabai Dan Komoditas Hortikultura Lainnya

Selain cabai rawit merah, PIHPS juga mencatat perkembangan harga berbagai jenis cabai lainnya yang juga menjadi kebutuhan penting dalam konsumsi rumah tangga.

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp46.150 per kg, cabai merah keriting Rp46.000 per kg, dan cabai rawit hijau Rp53.700 per kg.

Cabai termasuk komoditas hortikultura yang memiliki tingkat volatilitas harga cukup tinggi. Faktor cuaca, musim panen, hingga distribusi dari daerah penghasil sering kali mempengaruhi ketersediaan pasokan di pasar.

Ketika produksi menurun atau distribusi terganggu, harga cabai biasanya mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Sebaliknya, saat panen raya terjadi di berbagai daerah, harga cabai dapat mengalami penurunan karena pasokan yang melimpah.

Kondisi ini membuat cabai menjadi salah satu komoditas yang sering mendapat perhatian dalam pemantauan harga pangan nasional.

Harga Daging, Gula Dan Minyak Goreng

Selain komoditas sayuran dan beras, PIHPS juga mencatat harga berbagai produk pangan lain yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Kemudian, daging ayam ras segar Rp41.800 per kg, daging sapi kualitas I Rp147.900 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp140.050 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.150 per kg, gula pasir lokal Rp19.100 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.150 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp23.200 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp22.300 per liter.

Komoditas seperti daging, gula, dan minyak goreng termasuk bahan pangan penting yang memiliki kontribusi besar dalam konsumsi rumah tangga maupun industri makanan. Oleh karena itu, stabilitas harga komoditas tersebut juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Pemantauan harga yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membantu berbagai pihak dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga serta memastikan distribusi pangan tetap berjalan lancar di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan tersedianya data harga pangan secara terbuka, masyarakat dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi pasar sekaligus membuat perencanaan konsumsi rumah tangga dengan lebih baik.

Terkini