Sido Muncul SIDO Bagikan Dividen Tunai Besar Tahun Buku 2025

Jumat, 10 April 2026 | 13:03:53 WIB
Sido Muncul SIDO Bagikan Dividen Tunai Besar Tahun Buku 2025

JAKARTA - Di tengah dinamika pasar modal dan ketidakpastian ekonomi global, konsistensi perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham menjadi salah satu indikator penting kesehatan bisnis. 

Emiten yang mampu menjaga kinerja keuangan sekaligus membagikan dividen secara rutin biasanya mendapatkan perhatian lebih dari investor, terutama bagi mereka yang mengincar pendapatan pasif dari investasi saham.

Salah satu perusahaan yang dikenal konsisten memberikan dividen adalah produsen jamu dan farmasi ternama di Indonesia. Perusahaan ini kembali menegaskan komitmennya terhadap para pemegang saham dengan menetapkan pembagian dividen tunai dari hasil kinerja tahun buku terbaru. 

Keputusan tersebut juga mencerminkan stabilitas bisnis yang masih terjaga di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Pembagian dividen dengan rasio yang tinggi sekaligus menjadi sinyal bahwa arus kas perusahaan tetap kuat. Selain itu, langkah tersebut juga memperlihatkan keyakinan manajemen terhadap keberlanjutan kinerja usaha, baik di pasar domestik maupun internasional.

Keputusan Pembagian Dividen Dari Laba Tahun Buku

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp1,08 triliun dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (9/4/2026) di pabrik perseroan di Semarang.

Total dividen yang dibagikan setara Rp37 per saham, dengan rasio pembayaran (dividend payout ratio) mencapai 88,6% dari laba bersih 2025.

Manajemen merinci, sebagian dividen tersebut telah lebih dulu dibagikan sebagai dividen interim sebesar Rp22 per saham atau senilai Rp647,57 miliar pada November 2025.

Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp15 per saham atau total Rp441,53 miliar.

Pembagian dividen dengan rasio tinggi ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sekaligus menunjukkan kuatnya arus kas dan profitabilitas perusahaan sepanjang 2025.

Sebagai informasi, Sido Muncul dikenal konsisten membagikan dividen dengan payout ratio besar dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan kinerja bisnis yang stabil di segmen herbal dan farmasi.

Jadwal Lengkap Pembagian Dividen Tunai

Manajemen perusahaan juga telah menetapkan jadwal resmi pembagian dividen tunai bagi para pemegang saham.

Adapun jadwal pembagian dividen tunai tersebut adalah sebagai berikut:

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 17 April 2026
Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 20 April 2026
Cum dividen di pasar tunai: 21 April 2026
Ex dividen di pasar tunai: 22 April 2026
Recording date: 21 April 2026
Pembayaran dividen: 7 Mei 2026

Dengan jadwal tersebut, investor yang ingin memperoleh dividen perlu memastikan kepemilikan saham hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Momentum pembagian dividen juga sering menjadi perhatian investor pasar modal karena dapat memengaruhi pergerakan harga saham dalam jangka pendek.

Selain itu, jadwal pembayaran dividen yang jelas memberikan kepastian bagi investor terkait waktu penerimaan imbal hasil dari investasinya.

Kinerja Keuangan Sido Muncul Sepanjang Tahun

Berdasarkan laporan keuangannya, SIDO mencetak penjualan sebesar Rp4,07 triliun pada tahun 2025.

Penjualan ini meningkat 4,10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,91 triliun.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk SIDO juga naik menjadi Rp1,23 triliun pada 2025.

Laba bersih ini naik 4,97% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,17 triliun.

Laba per saham dasar SIDO juga ikut meningkat dari Rp39,03 pada 2024, menjadi Rp41,36 per saham pada 2025.

Kinerja tersebut menunjukkan bahwa perusahaan mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis yang relatif stabil.

Manajemen SIDO menyampaikan hasil kinerja keuangan tahun buku 2025 mencerminkan pertumbuhan yang resilien, eksekusi yang disiplin, serta efisiensi modal yang berkelanjutan di tengah kondisi ekonomi yang masih dalam fase normalisasi.

Pertumbuhan Bisnis Didukung Pasar Domestik Dan Ekspor

Manajemen juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan pendapatan perusahaan sepanjang 2025 ditopang oleh permintaan domestik yang tetap stabil.

Selain itu, peningkatan kinerja ekspor juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan.

Pertumbuhan pendapatan sebesar 4% pada 2025 didukung permintaan domestik yang tetap stabil dan pertumbuhan ekspor sebesar 31%.

Kinerja tersebut menunjukkan bahwa produk herbal dan farmasi yang diproduksi perusahaan masih memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional.

SIDO juga mencatat tingkat margin bruto bertahan di level 58%.

“Laba usaha meningkat 5% menjadi Rp1,54 triliun, sementara laba bersih naik 5% menjadi Rp1,23 triliun, dengan margin usaha 38% dan margin bersih 30%,” papar manajemen SIDO.

Stabilitas margin ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu menjaga efisiensi operasional sekaligus mempertahankan profitabilitas di tengah berbagai tantangan biaya produksi dan distribusi.

Dengan kinerja yang solid tersebut, perusahaan optimistis dapat terus menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham melalui pembagian dividen yang konsisten.

Terkini