Prabowo Targetkan Produksi Massal Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Jumat, 10 April 2026 | 10:25:12 WIB
Prabowo Targetkan Produksi Massal Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

JAKARTA - Upaya memperkuat industri kendaraan listrik nasional terus didorong pemerintah sebagai bagian dari transformasi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan. 

Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh Prabowo Subianto yang menargetkan Indonesia mampu memproduksi sedan listrik secara massal mulai tahun 2028. Target tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah. 

Dalam kesempatan tersebut, kepala negara menegaskan bahwa perkembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama pada produksi kendaraan komersial seperti bus dan truk listrik.

Langkah memperluas produksi menuju kendaraan penumpang dinilai menjadi tahap berikutnya dalam penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Pemerintah pun menyiapkan strategi agar industri otomotif nasional dapat bertransformasi sekaligus mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan di masa depan.

Kemajuan Industri Kendaraan Listrik Nasional

Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia saat ini menunjukkan kemajuan yang cukup pesat. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah perusahaan nasional mulai memproduksi kendaraan berbasis listrik, khususnya untuk sektor transportasi komersial.

Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian fasilitas produksi kendaraan listrik di Magelang. Presiden mengungkapkan rasa bangganya atas kemampuan industri nasional yang telah berkembang hingga mampu memproduksi kendaraan listrik dalam jumlah yang signifikan.

"Hari ini saya sangat gembira, saya sangat bangga kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk dari listrik," ujar Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa industri kendaraan listrik dalam negeri tidak lagi berada pada tahap perencanaan, tetapi telah memasuki fase produksi nyata. Keberadaan fasilitas produksi kendaraan listrik di berbagai daerah juga memperlihatkan bahwa fondasi industri tersebut mulai terbentuk secara bertahap.

Kemajuan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain penting dalam industri kendaraan listrik di kawasan.

Strategi Pemerintah Menuju Produksi Sedan Listrik

Setelah berhasil mengembangkan kendaraan komersial listrik, pemerintah kini menargetkan perluasan produksi ke segmen kendaraan penumpang. Segmen ini dianggap memiliki potensi pasar yang besar sekaligus menjadi bagian penting dalam transformasi industri otomotif nasional.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang menyiapkan pembentukan perusahaan khusus yang akan fokus pada pengembangan dan produksi sedan listrik nasional. Perusahaan tersebut nantinya diharapkan menjadi motor penggerak dalam pengembangan kendaraan listrik untuk pasar domestik.

Langkah tersebut dilakukan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar kendaraan listrik, tetapi juga menjadi produsen utama kendaraan listrik yang mampu bersaing secara global.

Dengan adanya perusahaan khusus tersebut, pemerintah berharap pengembangan teknologi, desain, serta produksi kendaraan listrik dapat dilakukan secara lebih terarah dan terintegrasi.

Target utama dari upaya ini adalah memastikan bahwa pada tahun 2028 Indonesia sudah mampu melakukan produksi massal sedan listrik buatan dalam negeri.

Peran Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang

Keberadaan pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang menjadi salah satu simbol penting dalam perkembangan industri otomotif nasional. Fasilitas produksi ini menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki kemampuan teknis serta infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik.

Pabrik tersebut saat ini memproduksi kendaraan komersial berbasis listrik yang digunakan dalam sektor transportasi dan logistik. Produksi bus dan truk listrik menjadi langkah awal sebelum pengembangan kendaraan listrik untuk konsumen umum dilakukan secara lebih luas.

Menurut Presiden, keberadaan pabrik ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia telah memiliki fondasi industri kendaraan listrik yang cukup kuat. Infrastruktur produksi yang sudah tersedia dapat menjadi basis pengembangan kendaraan listrik jenis lain di masa mendatang.

Dengan dukungan teknologi serta sumber daya manusia yang semakin berkembang, industri kendaraan listrik nasional diperkirakan dapat tumbuh lebih cepat dalam beberapa tahun ke depan.

Selain itu, pengembangan industri kendaraan listrik juga diharapkan mampu membuka peluang kerja baru serta mendorong pertumbuhan sektor industri pendukung.

Kapasitas Produksi dan Tingkat Komponen Dalam Negeri

Salah satu indikator kemajuan industri kendaraan listrik nasional adalah kapasitas produksi yang terus meningkat. Berdasarkan laporan yang diterima Presiden, sejumlah perusahaan di Indonesia telah mampu memproduksi kendaraan listrik dalam jumlah yang cukup besar.

Salah satunya adalah PT VKTR Teknologi Mobilitas yang memiliki kemampuan produksi hingga 10 ribu unit bus listrik. Kapasitas ini menunjukkan bahwa industri kendaraan listrik dalam negeri telah mencapai skala produksi yang cukup signifikan.

Selain kapasitas produksi, aspek lain yang menjadi perhatian pemerintah adalah tingkat komponen dalam negeri atau TKDN. Kendaraan listrik yang diproduksi oleh perusahaan tersebut diketahui memiliki TKDN sebesar 40 persen.

Tingkat komponen lokal tersebut menjadi indikator bahwa industri dalam negeri mulai berperan aktif dalam rantai pasok kendaraan listrik. Semakin tinggi TKDN, semakin besar pula kontribusi industri nasional terhadap pengembangan teknologi kendaraan listrik.

“Ini suatu membanggakan. Jadi sudah ada industri bus dan industri truk listrik,” ujar dia.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan memproduksi bus dan truk listrik menjadi tonggak penting bagi perkembangan industri kendaraan listrik Indonesia. Dengan fondasi yang telah terbentuk, langkah menuju produksi massal sedan listrik pada 2028 diharapkan dapat tercapai sesuai rencana.

Produksi sedan listrik nasional nantinya tidak hanya berperan dalam memperkuat industri otomotif dalam negeri, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta mendorong penggunaan energi bersih di sektor transportasi.

Terkini