JAKARTA - Menjelang perayaan hari besar seperti Idulfitri, kue kering selalu menjadi hidangan yang banyak dicari masyarakat. Salah satu yang paling populer adalah nastar, kue berbentuk bulat dengan isian selai nanas yang manis dan lembut. Kue ini hampir selalu hadir di meja ruang tamu sebagai sajian bagi keluarga maupun tamu yang datang bersilaturahmi.
Seiring berkembangnya tren kuliner, bahan dasar nastar pun mulai mengalami berbagai inovasi. Jika sebelumnya kue ini identik dengan penggunaan tepung terigu, kini banyak orang mulai mencoba bahan alternatif yang lebih sehat. Salah satu yang cukup populer adalah tepung mocaf.
Tepung mocaf atau Modified Cassava Flour merupakan tepung yang dihasilkan dari singkong yang difermentasi dengan proses tertentu. Bahan ini semakin diminati karena dianggap lebih ramah bagi orang yang ingin mengurangi konsumsi gluten. Selain itu, tepung mocaf juga dikenal memiliki kandungan serat yang cukup tinggi serta berasal dari bahan pangan lokal.
Inovasi nastar berbahan tepung mocaf bahkan membuka peluang usaha yang cukup menjanjikan. Salah satu pelaku usaha yang berhasil mengembangkan produk ini adalah Arin Listya Apriani, seorang wirausahawan asal Sokanandi, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Usaha yang dijalankan Arin menunjukkan bahwa inovasi dalam bahan makanan dapat memberikan nilai tambah pada produk tradisional. Nastar berbahan mocaf yang ia produksi bahkan telah dipasarkan ke sejumlah kota seperti Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya.
Popularitas Nastar Mocaf Di Tengah Tren Hidup Sehat
Penggunaan tepung mocaf dalam pembuatan kue kering semakin populer seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan yang lebih sehat. Tepung ini dikenal bebas gluten dan berasal dari bahan lokal yaitu singkong yang difermentasi.
Menurut Arin, keputusannya beralih menggunakan tepung mocaf bukan tanpa alasan. Ia ingin menghadirkan kue yang tetap lezat namun lebih ramah bagi orang yang sensitif terhadap gluten.
“Saya memilih tepung mocaf karena lebih sehat dan bisa dikonsumsi oleh yang sensitif terhadap gluten. Ternyata respons pasarnya juga sangat baik,” kata Arin.
Tepung mocaf sendiri diproses menggunakan mikroba tertentu yang mengubah karakteristik singkong sehingga memiliki sifat yang hampir menyerupai tepung terigu. Hasilnya, tepung ini tetap mampu menghasilkan tekstur kue yang lembut.
Selain itu, penggunaan bahan lokal seperti singkong juga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi daerah penghasil bahan baku tersebut.
Peluang Usaha Dari Kue Nastar Mocaf
Selain cocok dikonsumsi sebagai camilan keluarga, nastar berbahan mocaf juga memiliki potensi bisnis yang cukup besar. Permintaan terhadap produk ini terus meningkat, terutama menjelang hari raya.
Arin mengungkapkan bahwa pesanan biasanya meningkat tajam ketika mendekati Lebaran. Hal ini membuat kapasitas produksi harus ditingkatkan agar mampu memenuhi permintaan pasar.
“Biasanya menjelang Lebaran pesanan meningkat tajam, jadi produksi kami tambah agar bisa memenuhi permintaan. Omsetnya bisa Rp6 juta sampai Rp10 juta per bulan,” katanya.
Keberhasilan usaha tersebut juga didukung oleh ketersediaan bahan baku di daerahnya. Banjarnegara dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil singkong yang cukup besar.
Bagi Arin, usaha ini bukan hanya tentang keuntungan semata. Ia ingin menunjukkan bahwa singkong sebagai bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Bahan Membuat Nastar Tepung Mocaf
Berikut bahan yang digunakan untuk membuat nastar tepung mocaf dalam porsi kecil.
1. 125 gram butter
2. 45 gram gula halus
3. 1 kuning telur
4. 1 sendok makan susu bubuk full cream
5. 1 sendok makan maizena
6. 175 gram tepung mocaf
7. Selai nanas untuk isian
Sementara untuk bahan olesan kue, siapkan beberapa bahan berikut.
1. 1 kuning telur omega
2. 1 sendok makan minyak
3. 1 sendok makan madu
Bahan-bahan tersebut cukup sederhana dan mudah ditemukan di berbagai toko bahan kue. Penggunaan tepung mocaf memberikan karakter rasa yang sedikit berbeda namun tetap lezat.
Cara Membuat Nastar Tepung Mocaf
Proses pembuatan nastar tepung mocaf tidak jauh berbeda dengan nastar pada umumnya. Berikut langkah-langkah pembuatannya.
1. Campurkan margarin dan gula halus dalam wadah lalu aduk hingga teksturnya lembut.
2. Tambahkan kuning telur, susu bubuk, serta maizena kemudian aduk kembali hingga tercampur merata.
3. Masukkan tepung mocaf sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan dapat dipulung dengan baik.
4. Ambil sedikit adonan lalu pipihkan dan letakkan selai nanas di bagian tengahnya.
5. Tutup adonan hingga membentuk bulatan dan susun di atas loyang yang sudah diolesi margarin.
6. Olesi permukaan kue menggunakan campuran bahan olesan agar warna nastar menjadi lebih menarik saat dipanggang.
7. Panaskan oven pada suhu 160 derajat Celsius menggunakan api atas dan bawah.
8. Panggang nastar selama sekitar dua puluh 5-30 menit hingga berwarna keemasan.
9. Setelah matang, angkat kue dari oven lalu biarkan dingin sebelum dimasukkan ke dalam toples.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, nastar tepung mocaf dapat dibuat dengan tekstur lembut serta rasa yang tidak kalah lezat dibandingkan nastar berbahan terigu.
Selain menjadi camilan favorit keluarga, inovasi ini juga membuka peluang usaha yang cukup menjanjikan, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk makanan yang lebih sehat.