WhatsApp dan Instagram Siap Menghadirkan Layanan Berbayar

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:08:16 WIB
WhatsApp dan Instagram Siap Menghadirkan Layanan Berbayar

JAKARTA - Setelah bertahun-tahun menjadi platform gratis yang sangat populer, WhatsApp dan Instagram yang berada di bawah naungan Meta Platforms kini akan melakukan perubahan besar. 

Menurut laporan terbaru, Meta berencana menguji coba model berlangganan atau subscription di seluruh aplikasi miliknya, termasuk WhatsApp dan Instagram, dalam beberapa bulan mendatang. 

Langkah ini diperkirakan akan membawa dampak besar dalam cara pengguna berinteraksi dengan platform media sosial yang sudah begitu familiar ini.

Meta, yang selama ini dikenal dengan model bisnis berbasis iklan, kini berusaha mengeksplorasi cara baru untuk mendongkrak pendapatan dan memberikan layanan tambahan kepada penggunanya. 

Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan yang berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan berusaha meraup hasil dari investasi besar yang telah mereka gelontorkan dalam sektor teknologi tersebut.

Meta Ingin Menawarkan Fitur Lebih Canggih dengan Model Berlangganan

Rencana untuk menghadirkan model berbayar ini menjadi bagian dari upaya Meta untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas penggunanya. 

Sebagai pelanggan berbayar, pengguna akan mendapatkan akses ke lebih banyak fitur eksklusif, termasuk kemampuan AI yang lebih luas. Ini akan memberi mereka kesempatan untuk merasakan pengalaman yang lebih personal dan canggih dibandingkan dengan pengguna gratis.

Salah satu fitur yang kemungkinan akan tersedia untuk pengguna berlangganan adalah akses ke pengalaman video berbasis AI, yang dikenal dengan nama Vibes

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengedit ulang video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan, memberikan sentuhan yang lebih dinamis pada konten yang dibuat. 

Meskipun Vibes sudah tersedia secara gratis sejak peluncurannya pada 2025, model berlangganan akan memberikan lebih banyak opsi, dengan fitur tambahan yang hanya bisa diakses melalui paket berbayar.

Dengan menambahkan model berlangganan, Meta berharap dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi penggunanya, terutama bagi mereka yang ingin lebih banyak berkreasi dan menikmati fitur-fitur eksklusif yang tidak tersedia untuk pengguna gratis.

Akuisisi Manus dan Fokus Meta pada Pengembangan AI

Salah satu langkah strategis Meta yang mendukung rencana ini adalah akuisisi Manus, sebuah perusahaan pengembang AI asal China yang berbasis di Singapura. 

Dengan nilai akuisisi yang dilaporkan mencapai US$2 miliar, Manus diperkirakan akan menjadi bagian integral dari pengembangan fitur AI yang lebih canggih di aplikasi-aplikasi Meta, termasuk WhatsApp dan Instagram.

Manus dikenal dengan teknologi AI-Agent-nya yang dapat diintegrasikan ke dalam berbagai produk digital untuk meningkatkan interaksi pengguna. 

Teknologi ini akan diperkenalkan sebagai salah satu manfaat bagi pelanggan berbayar, memungkinkan mereka untuk mendapatkan pengalaman yang lebih personal dan adaptif. 

Hal ini akan semakin memperkuat keunggulan Meta dalam hal integrasi kecerdasan buatan di platform sosial mereka.

Model berlangganan ini juga diharapkan bisa membantu Meta untuk mempercepat proses pengembangan AI yang selama ini menjadi fokus utama perusahaan. 

Seiring dengan akuisisi dan investasi besar-besaran di sektor AI, Meta berharap untuk meraih keuntungan lebih cepat dan mengoptimalkan potensi pasar yang sangat besar.

Memisahkan Model Berlangganan dari Meta Verified

Model berlangganan yang akan diuji coba ini akan berbeda dengan Meta Verified, layanan berbayar yang sudah diluncurkan pada 2023 lalu. 

Meta Verified memberikan berbagai manfaat eksklusif bagi kreator konten dan bisnis, termasuk lencana terverifikasi, dukungan pelanggan 24/7, perlindungan terhadap peniruan identitas, dan optimasi mesin pencari.

Berbeda dengan Meta Verified yang lebih fokus pada memberi pengakuan dan perlindungan untuk pengguna terverifikasi, model berlangganan baru ini lebih berfokus pada akses ke fitur-fitur tambahan dan kemampuan AI yang lebih luas. 

Pengguna yang memilih untuk berlangganan akan mendapatkan pengalaman yang lebih canggih dan akses ke fitur kreatif yang dapat meningkatkan kualitas konten yang mereka buat dan bagikan di platform.

Meta berharap dengan adanya kedua model ini, mereka dapat menjangkau beragam kebutuhan pengguna baik yang hanya ingin memiliki tanda verifikasi, maupun mereka yang menginginkan fitur tambahan untuk meningkatkan pengalaman pengguna mereka.

Uji Coba dan Respons Pengguna Terhadap Model Berlangganan

Saat ini, model berlangganan ini masih dalam tahap uji coba dan belum tersedia untuk seluruh pengguna. Meta sendiri telah mengonfirmasi bahwa mereka akan mendengarkan umpan balik dari pengguna selama masa percobaan beberapa bulan ke depan untuk menilai seberapa besar minat pengguna terhadap fitur berbayar ini. 

Keberhasilan uji coba ini akan menentukan apakah Meta akan meluncurkan model berlangganan secara permanen di seluruh dunia.

Perubahan ini tentu akan mempengaruhi banyak pengguna yang sudah terbiasa menggunakan WhatsApp dan Instagram secara gratis. Bagi sebagian orang, perubahan menuju model berbayar mungkin menjadi tantangan, namun bagi yang lain, ini bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan fitur tambahan yang lebih canggih dan bermanfaat. 

Meta berharap dapat menemukan keseimbangan antara menawarkan fitur berbayar dan menjaga loyalitas pengguna yang selama ini menjadi basis utama dari pertumbuhan kedua aplikasi ini.

Dengan semakin ketatnya persaingan di dunia media sosial dan teknologi, Meta berupaya mencari cara untuk terus mengembangkan dan mempertahankan relevansi mereka. 

Jika model berlangganan ini sukses, WhatsApp dan Instagram dapat menjadi lebih dari sekadar aplikasi sosial biasa, tetapi juga platform yang menyediakan fitur premium yang dapat mendongkrak kualitas interaksi dan kreativitas penggunanya.

Terkini