Teknologi AI dan Makeup: Inovasi Baru di Beauty Science Tech 2026

Senin, 26 Januari 2026 | 09:30:31 WIB
Teknologi AI dan Makeup: Inovasi Baru di Beauty Science Tech 2026

JAKARTA - Dalam dunia kecantikan, teknologi kini tidak hanya sekadar penunjang, tetapi telah menjadi bagian integral yang mengubah cara kita merawat dan mendandani diri. 

Di ajang Beauty Science Tech 2026 yang digelar pada 21–25 Januari 2026 di City Hall, Pondok Indah Mall, Jakarta, salah satu inovasi menarik yang mencuri perhatian adalah penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam analisis wajah untuk makeup yang lebih personal. 

Salah satu merek ternama yang memperkenalkan teknologi canggih ini adalah Make Over dengan produk inovatifnya, ARCHI/TECH.

Pengunjung yang hadir di acara ini berkesempatan mencoba langsung bagaimana teknologi AI dapat memberikan rekomendasi makeup yang tepat berdasarkan analisis wajah mereka. 

Teknologi ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman makeup yang lebih presisi dan disesuaikan dengan fitur wajah setiap individu.

Teknologi AI untuk Analisis Wajah yang Presisi

Salah satu hal yang membuat ARCHI/TECH berbeda dari teknologi analisis kecantikan lainnya adalah kemampuannya untuk memetakan face ratio atau perbandingan fitur wajah secara mendalam. 

Putri Assifa, Market Development Make Over, menjelaskan bahwa teknologi ini tidak hanya membantu dalam memilih warna atau shade yang tepat, tetapi juga menganalisis perbandingan berbagai elemen wajah. Misalnya, ukuran dan bentuk alis, tinggi dagu, hingga rasio jarak antara mata dan hidung semuanya dianalisis menggunakan AI.

"ARCHI/TECH merupakan teknologi face ratio mastery yang pertama di Indonesia. Dengan teknologi ini, kami dapat mengetahui lebih jauh karakteristik wajah pengunjung. Hasil analisis ini akan membantu menentukan area mana yang perlu di-highlight atau ditonjolkan dalam makeup," jelas Putri Assifa. 

Dengan begitu, makeup yang diterapkan menjadi lebih personal dan sesuai dengan bentuk wajah alami seseorang.

Pengalaman Makeup Berdasarkan Hasil Analisis Wajah

Namun, pengalaman yang ditawarkan tidak berhenti pada analisis wajah saja. Setelah mendapatkan rekomendasi dari teknologi AI, pengunjung yang tertarik dapat mencoba makeup langsung di booth Make Over dengan bantuan beauty advisor (BA). 

Setiap pengunjung diberikan kesempatan untuk melihat perbedaan tampilan makeup yang disesuaikan dengan analisis wajah mereka.

Pada sesi makeup, BA akan memberikan tips dan trik khusus yang disesuaikan dengan hasil analisis, dan membantu pengunjung memilih gaya makeup yang paling cocok untuk mereka. 

Pengunjung dapat memilih dari delapan gaya makeup yang tersedia, masing-masing disesuaikan dengan kategori low visual weight atau high visual weight berdasarkan tingkat intensitas makeup.

Beragam Gaya Makeup Sesuai Fitur Wajah

Salah satu hal menarik dari sesi makeup ini adalah adanya delapan gaya makeup berbeda yang dapat dipilih sesuai dengan hasil analisis. Gaya-gaya ini dibagi menjadi dua kategori berdasarkan intensitas makeup: low visual weight dan high visual weight

Berikut adalah beberapa gaya makeup yang dapat dipilih oleh pengunjung:

1. Y2K

Gaya yang membawa kembali tren 2000-an dengan ciri khas kilapan yang mencolok. Gaya Y2K ini dapat dicapai dengan eyeshadow frosted-metallic, pulasan bibir glossy, dan efek shimmer yang membuat tampilan semakin berkilau.

2. Clean Girl

Gaya minimalis yang mengutamakan kesan rapi dan natural. Gaya ini bisa diperoleh dengan menyisir rambut ke belakang dan membiarkan alis terlihat lebih rapi dengan sedikit polesan. Gaya ini membuat penggunanya tampil chic tanpa terlihat berlebihan.

3. Editorial

Menggabungkan elemen minimalis dengan sentuhan bold, seperti graphic eyeliner atau penempatan blush yang unik. Gaya ini cocok bagi mereka yang ingin tampil dengan kesan artistik namun tetap terjaga kesan kesederhanaannya.

4. Latina

Gaya yang kuat dan berani, terinspirasi dari selebritas Amerika Latin dan budaya pageant. Makeup gaya Latina ini menonjolkan fitur wajah dengan warna-warna hangat seperti bronze dan emas, memberikan kesan elegan dan glamor.

Ragam Gaya Makeup Khas Asia yang Memikat

Selain gaya makeup dari Barat, Make Over juga memperkenalkan gaya-gaya dari Asia yang kini sangat digemari. Setiap gaya memiliki ciri khas yang berbeda-beda, dan pengunjung dapat memilih sesuai dengan preferensi mereka:

1. Thai

Gaya ini dipengaruhi oleh selebritas Thailand dan kontes kecantikan di negara tersebut, dengan hasil makeup yang menyatukan soft-glam dan presisi. Untuk mendapatkan tampilan ini, aplikasikan eyeliner memanjang dan bulu mata yang "melambai."

2. Korean

Gaya Korea selalu mengedepankan simetri dan kesederhanaan. Dengan kulit yang sehat dan bercahaya, gaya ini memfokuskan pada perawatan kulit yang optimal dan makeup minimalis untuk tampilan segar dan muda.

3. Igari

Gaya yang diciptakan oleh makeup artist Jepang, Shin Igari, meniru tampilan wajah yang merona seperti setelah mabuk (hangover). Ciri khasnya adalah penempatan blush di bawah mata dan pipi yang memberikan kesan imut dan cerah.

4. Douyin

Gaya makeup dari China ini menonjolkan kesan feminin yang kuat, seperti boneka hidup. Makeup Douyin biasanya menggunakan produk dengan hasil akhir matte dan bibir yang tampak lebih tebal.

Inovasi yang Membuka Peluang Baru di Industri Kecantikan

Dengan penggunaan teknologi Artificial Intelligence dalam industri kecantikan, Make Over membuka peluang baru bagi setiap individu untuk merasakan pengalaman makeup yang lebih personal dan presisi. 

Inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mereka yang ingin tampil maksimal, tetapi juga mempermudah proses pemilihan gaya dan produk yang tepat sesuai dengan fitur wajah masing-masing.

Sebagai hasil dari riset dan pengembangan yang mendalam, ARCHI/TECH menjadi teknologi pertama yang memadukan analisis wajah secara mendalam dengan pengalaman makeup yang langsung diaplikasikan oleh profesional. 

Hal ini membuka jalan bagi era baru dalam dunia kecantikan, di mana teknologi dan kreativitas bertemu untuk memberikan solusi yang lebih tepat dan memuaskan.

Terkini