Wujudkan Bisnis Bersih, ADHI Gandeng JAMDATUN Kawal Tata Kelola Operasional

Wujudkan Bisnis Bersih, ADHI Gandeng JAMDATUN Kawal Tata Kelola Operasional
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk resmi menjalin kerja sama dengan JAMDATUN dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (28/4).

Jakarta, 28 April 2026 - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) melakukan penandatanganan kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung Republik Indonesia (JAMDATUN) sebagai bentuk komitmen penguatan tata kelola perusahaan melalui pendampingan hukum bagi kegiatan usaha Perseroan.

Penandatanganan kerja sama diselenggarakan di ADHI Tower dan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Moeharmein Zein Chaniago, bersama Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M. 

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Sekretaris JAMDATUN, Ahelya Abustam, S.H., M.H., Komisaris Utama ADHI Dody Usodo Hargo Suseno, serta jajaran Komisaris, Direksi, dan BOD-1.

Kerja sama ADHI Karya dan JAMDATUN diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ADHI dalam memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Perseroan dapat meningkatkan kehati-hatian dalam pengambilan keputusan, meminimalkan risiko hukum, serta menjaga keberlangsungan usaha secara berkelanjutan.

Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi perusahaan yang berlandaskan prinsip tata kelola yang baik.

“Sinergi yang telah terjalin dengan JAMDATUN menjadi langkah strategis bagi ADHI dalam memperkuat aspek kepatuhan dan mitigasi risiko hukum. Hal ini sejalan dengan komitmen Perseroan untuk menjalankan operasional bisnis secara transparan, akuntabel, dan berintegritas,” ujar Moeharmein.

Kerja sama ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi dalam penanganan permasalahan hukum, termasuk pendampingan di bidang perdata dan tata usaha negara, pemberian pertimbangan hukum (legal opinion), mitigasi risiko hukum, upaya pencegahan korupsi, serta penguatan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.  

Melalui kerja sama ini, ADHI terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta penguatan sistem manajemen risiko di seluruh lini operasional Perseroan.

Ke depan, ADHI berharap kerja sama yang berkelanjutan ini dapat semakin memperkuat sinergi antara BUMN dan institusi penegak hukum dalam mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat dan berintegritas. 

Perseroan juga optimistis bahwa kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta kontribusi terhadap pembangunan nasional.?

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memiliki kode ticker saham ADHI, merupakan salah satu BUMN yang utamanya bergerak di bidang konstruksi. 

ADHI merupakan BUMN Konstruksi pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Maret 2004, sehingga sejak saat itu 36% saham ADHI dimiliki oleh masyarakat luas.

Selain bisnis konstruksi dan engineering, ADHI memiliki tiga bisnis lain antara lain property & hospitality, manufaktur, dan investasi & konsesi. 

Sejalan dengan hal ini, ADHI menciptakan tagline Beyond Construction yang menegaskan, bahwa ADHI tidak hanya memberikan jasa konstruksi, tetapi juga jasa lain yang manfaatnya dapat dirasakan secara terus menerus, baik bagi lingkungan, sosial dan bisnis Perusahaan. 

ADHI berpartisipasi dalam berbagai Proyek Strategis Nasional, seperti dalam Pembangunan Trans Jawa untuk Tol Cisumdawu, Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo, hingga Tol Probolinggo-Bayuwangi, serta dalam Pembangunan Trans Sumatera untuk Tol Sigli-Banda Aceh hingga Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung serta Jalan Lintas Timur Sumatera.
 

ADHI turut berperan dalam pembangunan infrastruktur IKN Nusantara, melalui pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi, Jalan Tol Kariangau-Karangjoang Seksi 3A, hingga Jembatan Pulau Balang dan Intake Sepaku. 

ADHI juga berhasil membuktikan diri sebagai champion of railway melalui beberapa proyek kereta, seperti LRT Jabodebek, MRT Jakarta Fase 2A, hingga mendapatkan proyek regional di Manila, Filipina untuk proyek North-South Commuter Railways.

ADHI kini tengah menjadi pelopor konstruksi berbasis lingkungan dengan menjadi kontrakor pelaksana Pengolahan Sampah Terbesar di Indonesia, RDF Bantargebang dan mengembangkan pengelolaan lingkungan, FPLT Kawasan Industri di Medan.
 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index