KUR BRI

Program KUR BRI 2026 Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Modal Usaha

Program KUR BRI 2026 Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Modal Usaha
Program KUR BRI 2026 Dorong UMKM Lebih Mudah Akses Modal Usaha

JAKARTA - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI pada 2026 tetap menjadi andalan pelaku UMKM untuk memperoleh modal usaha. 

Bunga rendah sekitar 6% per tahun membuat program ini menarik bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah. Plafon pinjaman bisa mencapai Rp500 juta dengan tenor hingga 60 bulan, menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan usaha.

BRI menjadi penyalur KUR terbesar di Indonesia dengan ribuan debitur yang menerima dana. Realisasi penyaluran pada 2025 mencapai Rp178,08 triliun bagi 3,8 juta penerima. Dalam kurun waktu 2015–2025, total KUR yang disalurkan mencapai Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima, sebagian besar sektor produksi.

Sektor pertanian mendominasi dengan nilai Rp80,09 triliun atau 44,97% dari total penyaluran KUR. Data ini menunjukkan bahwa program KUR tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga membantu penguatan ekonomi nasional. Keberadaan program ini memberi peluang pembiayaan yang lebih mudah diakses oleh berbagai pelaku usaha.

Jenis KUR BRI dan Ketentuannya

BRI menyediakan dua jenis KUR yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Pertama, KUR Mikro untuk usaha produktif yang belum memiliki agunan tambahan. Plafon maksimal untuk KUR Mikro adalah Rp50 juta dengan tenor 3–5 tahun tergantung jenis pinjaman, baik Kredit Modal Kerja maupun Kredit Investasi.

Kedua, KUR Kecil untuk usaha yang lebih besar dengan plafon pinjaman di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta. KUR Kecil membutuhkan agunan sesuai ketentuan bank, tetapi tetap menawarkan suku bunga 6% efektif per tahun. Program ini membantu pengusaha skala menengah agar dapat mengembangkan usaha dengan modal yang cukup.

Kedua jenis KUR ini memiliki persyaratan utama seperti usaha produktif dan layak, aktif minimal 6 bulan, serta tidak menerima kredit produktif lain dari bank. Dokumen pendukung yang diperlukan meliputi KTP, KK, dan izin usaha, memastikan bahwa program tepat sasaran bagi pengusaha yang memenuhi syarat.

Syarat Pengajuan KUR BRI

Untuk mengajukan KUR, calon debitur harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. KUR Mikro bagi individu dengan usaha produktif dan layak, tidak menerima kredit lain, serta melampirkan dokumen identitas dan izin usaha. Kredit Modal Kerja tenor maksimal 3 tahun, sedangkan Kredit Investasi dapat mencapai 5 tahun, dengan bunga 6% efektif per tahun.

Sementara itu, KUR Kecil mensyaratkan usaha produktif, aktif minimal 6 bulan, dan memiliki izin usaha setara. Plafon pinjaman mulai Rp50 juta hingga Rp500 juta dengan tenor Kredit Modal Kerja maksimal 4 tahun dan Kredit Investasi maksimal 5 tahun. Agunan wajib disesuaikan dengan nilai pinjaman, tetapi tetap menekankan kemudahan akses bagi pengusaha.

Dengan persyaratan yang jelas dan prosedur yang transparan, pengajuan KUR dapat dilakukan secara online maupun offline. Hal ini mempermudah UMKM dalam mengakses modal tanpa harus menghadapi hambatan yang rumit. Program ini mendorong peningkatan kapasitas usaha secara merata di seluruh Indonesia.

Tabel Angsuran KUR BRI

Berikut Tabel angsuran KUR BRI sebagai gambaran cicilan per bulan berdasarkan plafon dan tenor pinjaman:

Plafon (Rp)12 Bulan18 Bulan24 Bulan36 Bulan48 Bulan60 Bulan
1.000.00086.52758.68544.77330.87723.94619.801
5.000.000432.634293.425223.863154.385119.73199.006
10.000.000865.267586.850447.726308.771239.462198.012
15.000.0001.297.901880.275671.589463.156359.194297.018
20.000.0001.730.5351.173.700895.452617.542478.925396.024
25.000.0002.163.1691.467.1251.119.314771.927598.656495.030
30.000.0002.595.8021.760.5501.343.177926.313718.387594.036
35.000.0003.028.4362.053.9751.567.0401.080.698838.119693.042
40.000.0003.461.0702.347.3991.790.9031.235.084957.850792.048
45.000.0003.893.7042.640.8242.014.7661.389.4691.077.581891.054
50.000.0004.326.3372.934.2492.238.6291.543.8551.197.312990.060

Tabel ini membantu calon debitur menyesuaikan angsuran bulanan dengan kapasitas keuangan dan jangka waktu pinjaman. Dengan Tabel angsuran yang transparan, perencanaan pembayaran menjadi lebih mudah dan terstruktur.

Cara Pengajuan KUR BRI

Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan secara online maupun offline. Untuk online, calon debitur mengakses laman resmi, login akun, isi data diri dan usaha, unggah dokumen pendukung, dan menggunakan fitur simulasi cicilan. Setelah itu, ajukan pinjaman dan tunggu proses verifikasi serta survei lapangan oleh petugas BRI.

Sedangkan pengajuan offline dilakukan dengan datang ke kantor cabang BRI terdekat. Calon debitur membuka rekening jika belum memiliki, menyerahkan dokumen persyaratan, mengikuti wawancara dan verifikasi data. Setelah verifikasi selesai, dana KUR akan dicairkan sesuai ketentuan bank.

Kedua metode pengajuan dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi UMKM. Hal ini penting agar program KUR BRI bisa menjangkau pelaku usaha di berbagai daerah. Dengan prosedur yang jelas, pelaku UMKM dapat memperoleh modal tambahan untuk mengembangkan usaha secara lebih optimal.

Manfaat KUR BRI Bagi Pertumbuhan Usaha

Program KUR BRI memungkinkan pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar. Modal usaha yang diperoleh bisa digunakan untuk membeli bahan baku, memperluas usaha, atau menambah tenaga kerja. Dengan bunga rendah dan tenor fleksibel, pengusaha memiliki ruang perencanaan keuangan yang lebih baik.

Selain itu, KUR BRI mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memberdayakan usaha mikro dan kecil. Kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional sangat signifikan, terutama pada sektor pertanian dan industri rumah tangga. Dukungan pembiayaan dari KUR memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat serta mendorong inklusi keuangan yang lebih merata.

Dengan keberadaan Tabel angsuran dan kemudahan pengajuan, pelaku UMKM dapat merencanakan keuangan usaha dengan lebih matang. Program KUR BRI tidak hanya membantu pemenuhan modal, tetapi juga meningkatkan profesionalisme dan perencanaan usaha. Hal ini membuat sektor UMKM lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan bisnis modern.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index