Tren Makeup

Tren Makeup Lebaran 2026 Natural Elegan dengan Warna Peach

Tren Makeup Lebaran 2026 Natural Elegan dengan Warna Peach
Tren Makeup Lebaran 2026 Natural Elegan dengan Warna Peach

JAKARTA - Perayaan Idulfitri tidak hanya identik dengan busana baru, tetapi juga penampilan yang semakin diperhatikan oleh banyak orang. 

Menjelang Lebaran, tren makeup biasanya ikut berkembang mengikuti perubahan gaya fashion, preferensi warna, hingga karakter generasi muda yang lebih menyukai tampilan natural namun tetap elegan. 

Tahun ini, tren riasan untuk Lebaran diprediksi menghadirkan kombinasi gaya glamor yang terinspirasi dari red carpet dengan sentuhan natural yang tetap nyaman digunakan sepanjang hari.

Perubahan tren makeup Lebaran juga tidak lepas dari pengaruh media sosial serta berkembangnya industri kecantikan. Banyak orang kini lebih sadar akan pentingnya memilih riasan yang tidak hanya cantik secara visual, tetapi juga mendukung kesehatan kulit. Hal ini membuat konsep makeup yang ringan, segar, dan tahan lama menjadi pilihan utama.

Selain teknik riasan, pemilihan warna juga memainkan peran penting dalam menentukan keseluruhan tampilan. Warna-warna lembut diperkirakan tetap mendominasi tren Lebaran, namun dengan sentuhan baru yang membuat riasan terlihat lebih modern dan elegan. Makeup artist pun mulai menyesuaikan tren ini dengan karakter wajah serta busana yang dikenakan.

Makeup artist (MUA) Bubah Alfian menyebut, tren makeup Lebaran 2026 akan "ala-ala red carpet." Dalam implementasinya, sementara riasan warna merah muda tetap dipakai, kata dia, orang-orang akan lebih bergeser ke warna cokelat.

"Bulu mata juga natural sekarang. Gen Z itu pakai yang ditempel satu-satu itu lho, rapi banget pakainya," kata dia di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026. "Eyeliner juga nggak tebal lagi, paling dipakai tipis saja di ujung."

Selain itu, menurut Bubah, makeup Idulfitri juga bisa disesuaikan dengan busana yang dikenakan. "Tahun lalu, warna maroon benar-benar in, kalau masih mau maroon (warna makeup-nya), sedikit saja. Mungkin ditambah sama warna cokelat," ucapnya.

"Buat bibir, bisa dipakaikan warna-warna yang lebih stunning dari baju kita, tapi tergantung juga dari wajah. Terus kalau alisnya sudah tebal, matanya sudah full, lips-nya soft saja," imbuhnya.

Mengadopsi tren warna busana Lebaran tahun ini, yang diprediksi sebagai butter yellow, Bubah merekomendasikan riasan berpalet warna peach. "Pinky peach gitu masih oke," katanya.

Tren Makeup Lebaran Mengarah ke Gaya Red Carpet

Tren riasan Lebaran tahun ini disebut akan menampilkan sentuhan glamor yang terinspirasi dari gaya red carpet. Meski demikian, tampilan tersebut tidak berarti riasan menjadi berat atau berlebihan.

Sebaliknya, konsep red carpet yang dimaksud lebih menekankan pada hasil akhir yang rapi, halus, dan terlihat elegan. Warna merah muda yang selama ini populer masih tetap digunakan, tetapi kini dipadukan dengan nuansa cokelat yang memberikan kesan hangat dan dewasa.

Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran selera banyak orang yang mulai menyukai riasan yang lebih natural. Gaya tersebut dianggap lebih fleksibel karena cocok dipadukan dengan berbagai jenis busana Lebaran.

Detail Riasan yang Lebih Natural

Selain pilihan warna, detail riasan juga mengalami perubahan. Salah satu tren yang menonjol adalah penggunaan bulu mata yang terlihat lebih natural.

Menurut Bubah, banyak Gen Z kini menggunakan bulu mata yang ditempel satu per satu sehingga terlihat lebih rapi dan tidak terlalu tebal. Teknik ini membuat tampilan mata tetap menarik tanpa terlihat berlebihan.

Penggunaan eyeliner juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya eyeliner tebal sering menjadi pilihan, kini banyak orang lebih memilih garis yang tipis dan hanya digunakan di bagian ujung mata.

Perubahan kecil ini memberikan efek yang lebih lembut pada wajah, sehingga riasan terlihat segar dan tidak terlalu dramatis.

Pentingnya Skin Prep untuk Makeup Tahan Lama

Selain teknik riasan, persiapan kulit atau skin prep menjadi faktor penting agar makeup dapat menempel dengan baik dan tahan lama. Menurut Bubah, langkah ini dimulai dari memastikan wajah dalam keadaan bersih hingga menggunakan pelembap yang tepat.

Ia berkata, "Aku rekomendasikan Neutrogena Hydro Boost Hyaluronic Acid Water Gel. Ini pelembap bagus banget, kasih akhir (makeup) yang glow, kayak pakai highlighter padahal nggak."

"Apapun makeup-nya, kulitnya harus sehat dulu, terhidrasi. Kalau kulitnya sudah bagus, pakai makeup jadi lebih nempel," ia menambahkan.

Di kesempatan yang sama, ahli dermatologi, Dr. dr. Fitria Agustina, menjelaskan bahwa hidrasi kulit bukan sekadar fenomena di permukaan, melainkan berkaitan erat dengan kemampuan stratum corneum, yaitu lapisan terluar epidermis yang tersusun atas puluhan lapisan korneosit yang saling bertumpuk dan dipadatkan lipid interseluler sebagai sistem pelindung utama kulit.

Struktur berlapis inilah yang berperan dalam mengikat, mendistribusikan, dan mempertahankan air. "Dalam keseharian, paparan AC yang berkepanjangan, polusi, radiasi UV, proses pembersihan wajah yang berlebihan, serta pola tidur yang tidak teratur dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) dan mengganggu integritas barrier," katanya.

"Ketika struktur berlapis pada stratum corneum terganggu, kapasitasnya dalam mempertahankan air ikut menurun. Secara klinis, kondisi ini ditandai dengan rasa kencang, tampilan kusam, penurunan elastisitas, serta performa makeup yang kurang optimal."

Peran Hidrasi Kulit dalam Mendukung Hasil Makeup

Menurut dr. Fitria, hidrasi kulit yang baik menjadi kunci utama untuk menjaga tampilan wajah tetap segar dan sehat. Ia menjelaskan bahwa hidrasi yang efektif tidak hanya memberi sensasi lembap sementara, tetapi juga mendukung stabilitas struktur kulit.

"Karena itu, hidrasi yang efektif tidak hanya memberi sensasi lembap sementara, tapi juga mendukung stabilitas struktur berlapis dan fungsi barrier agar kelembapan lebih terjaga secara berkelanjutan," imbuh dr. Fitria.

Neutrogena sendiri baru saja merilis kampanye "Neutrogena Hydro Boost Your Glow: 10 out of 10" untuk mengedukasi publik tentang pentingnya memakai produk yang menghidrasi kulit, apapun jenis kulitnya.

Konsep "10 out of 10" Neutrogena menggambarkan performa hidrasi unggul Hydro Boost yang dilengkapi formula Crystal Gel Matrix dalam menyalurkan kelembapan hingga ke lapisan permukaan kulit.

Konsep ini menerjemahkan sains hidrasi tingkat lanjut menjadi hasil yang dapat dilihat dan dirasakan konsumen. Dalam skala 1 hingga 10, Hydro Boost disebut "mendapat nilai 10" dalam memberi hidrasi efektif, didukung teknologi yang membantu penetrasi hingga 10 lapisan kulit.

Secara klinis, Marketing Director Kenvue Indonesia, Fika Yolanda, membeberkan, Neutrogena Hydro Boost terbukti dapat memberi hidrasi hingga 10 lapisan di permukaan kulit dengan meningkatkan hidrasi di berbagai lapisan stratum corneum, serta memberi hidrasi hingga 72 jam dengan membantu memperkuat natural moisture barrier dan mengurangi kehilangan air.

Juga, membantu kulit terasa lebih halus, kenyal, dan tampak lebih segar sepanjang hari. Dengan tekstur gel berbasis air yang ringan, cepat menyerap, non-comedogenic, dan tidak lengket, Hydro Boost dirancang untuk penggunaan harian, mudah digunakan bersama sunscreen maupun makeup, serta sesuai untuk semua jenis kulit dan iklim tropis.

"Kekuatan utama Hydro Boost terletak pada teknologi Crystal Gel Matrix, yaitu jaringan gel kaya air yang mengombinasikan hyaluronic acid, amino acids, dan electrolytes," katanya. 

“Teknologi ini membantu meningkatkan penyerapan air, menciptakan reservoir kelembapan yang tahan lama, menjaga fleksibilitas skin barrier, serta membantu lapisan kulit tetap terhidrasi secara kohesif sepanjang hari.”

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index