Makanan

Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasak di Wajan Stainless Steel

Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasak di Wajan Stainless Steel
Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasak di Wajan Stainless Steel

JAKARTA - Wajan stainless steel sering kali menjadi pilihan utama dalam berbagai aktivitas memasak karena daya tahan dan penampilannya yang mengilap. 

Bahan ini dikenal kuat dan mampu bertahan lama, menjadikannya favorit di dapur rumah tangga maupun restoran profesional. 

Namun, meskipun wajan stainless steel sangat serbaguna, ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dimasak menggunakan wajan ini, karena dapat merusak hasil masakan atau bahkan mempengaruhi rasa makanan.

Wajan stainless steel, meskipun sangat populer, dapat bereaksi dengan beberapa jenis makanan tertentu, yang berujung pada perubahan rasa atau tekstur. 

Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil masakan terbaik, penting untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang lebih baik dimasak menggunakan wajan lain yang lebih sesuai. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima makanan yang sebaiknya tidak dimasak di wajan stainless steel, serta alasan di baliknya.

Makanan Asam yang Dapat Bereaksi dengan Wajan Stainless Steel

Saus tomat adalah salah satu makanan yang sebaiknya tidak dimasak di wajan stainless steel. Makanan yang bersifat asam seperti saus tomat bisa bereaksi dengan material stainless steel jika dimasak terlalu lama. 

Reaksi ini tidak hanya dapat mengubah warna wajan, tetapi juga berpotensi melepaskan zat kimia seperti nikel atau kromium ke dalam makanan.

Saus tomat mengandung asam yang cukup tinggi, dan jika terlalu lama terpapar dengan permukaan stainless steel, dapat menimbulkan perubahan rasa yang tidak diinginkan pada saus tersebut. 

Untuk memasak saus berbahan tomat, lebih disarankan untuk menggunakan wajan yang dilapisi enamel, besi cor, atau wajan dengan lapisan antilengket. Wajan-wajan ini lebih aman digunakan untuk memasak makanan asam karena tidak akan bereaksi dengan bahan kimia dalam saus.

Telur yang Mudah Menempel di Permukaan Wajan Stainless Steel

Telur adalah makanan lain yang lebih cocok dimasak dengan wajan antilengket atau wajan besi cor yang sudah “matang” pemakaiannya. Wajan stainless steel mungkin terlihat ideal, tetapi telur cenderung menempel di permukaan wajan, terutama jika wajan belum dipanaskan dengan baik sebelumnya. Hasilnya, telur bisa hancur atau lengket saat dimasak.

Untuk mendapatkan hasil terbaik saat memasak telur, pastikan menggunakan wajan yang memiliki permukaan yang lebih ramah terhadap bahan makanan tersebut, seperti wajan antilengket. 

Wajan besi cor yang sudah terlapisi minyak juga menjadi pilihan yang lebih baik, karena minyak dapat membantu melapisi permukaan wajan, sehingga telur tidak mudah menempel dan dapat dimasak dengan sempurna.

Pancake yang Sulit Dibalikan di Wajan Stainless Steel

Pancake, terutama yang tipis seperti crepes, sangat mudah lengket di wajan stainless steel, membuatnya sulit untuk dibalik. Hal ini bisa merusak bentuk pancake dan menjadikannya tidak sempurna. Pancake membutuhkan permukaan yang benar-benar tidak lengket agar bisa matang dengan baik dan mudah dibalik.

Untuk memasak pancake yang sempurna, disarankan untuk menggunakan wajan antilengket atau besi cor. Wajan antilengket memungkinkan pancake untuk mengembang dengan baik tanpa menempel di permukaan, sementara besi cor sudah terlapisi minyak, sehingga pancake bisa matang dengan baik dan mudah diangkat tanpa merusak teksturnya.

Ikan yang Rentan Menempel dan Robek

Memasak ikan di wajan stainless steel bisa berisiko, terutama untuk filet ikan yang lembut. Ikan yang dimasak di wajan stainless steel sering kali menempel pada permukaan dan robek saat dibalik. Hal ini bisa mengurangi kualitas masakan dan membuatnya sulit disajikan dengan rapi.

Untuk memasak ikan dengan hasil terbaik, lebih baik menggunakan wajan antilengket atau wajan besi cor yang sudah terlapisi minyak. Kedua jenis wajan ini dapat menjaga ikan tetap utuh dan mudah dibalik, sehingga Anda bisa menyajikan filet ikan dengan rapi dan tanpa masalah.

Steak yang Memerlukan Suhu Tinggi

Steak adalah hidangan yang sangat cocok dimasak dengan suhu yang sangat tinggi untuk mendapatkan permukaan yang renyah dan karamelisasi yang sempurna. 

Meskipun wajan stainless steel tahan terhadap panas, wajan ini kurang ideal untuk pemanggangan suhu sangat tinggi yang dibutuhkan untuk steak. Selain itu, menggunakan wajan stainless steel untuk steak cenderung menyebabkan cipratan minyak yang berantakan dan tidak memberi aroma smoky khas yang dihasilkan dari memanggang di atas grill.

Untuk mendapatkan hasil steak yang lebih enak, disarankan untuk memanggangnya di atas grill. Grill memungkinkan steak memperoleh aroma smoky yang khas dan hasil yang lebih maksimal, dengan permukaan yang lebih karamelisasi dan renyah, tanpa perlu menambahkan banyak lemak.

Kesalahan Lain dalam Menggunakan Wajan Stainless Steel

Selain makanan yang sebaiknya tidak dimasak dengan wajan stainless steel, ada beberapa kesalahan umum lainnya yang perlu dihindari saat menggunakan peralatan masak ini.

Menggunakan Wajan Stainless Steel di Atas Grill

Stainless steel tidak dirancang untuk suhu ekstrem seperti yang ada pada grill. Suhu yang sangat tinggi dapat menyebabkan wajan stainless steel melengkung atau rusak. Wajan besi cor lebih tahan terhadap panas ekstrem dan lebih cocok digunakan di atas grill.

Memakai Cooking Spray yang Menempel Kuat di Permukaan

Cooking spray mengandung bahan tambahan seperti emulsifier dan gas pendorong yang dapat menempel kuat di permukaan wajan stainless steel dan sulit dibersihkan. Sebaiknya gunakan minyak biasa dengan jumlah secukupnya untuk mencegah residu yang sulit dihilangkan.

Memotong Makanan Langsung di Wajan

Memotong makanan langsung di dalam wajan stainless steel dapat menyebabkan goresan permanen pada permukaan wajan, yang akan memperburuk penampilan dan mempengaruhi kemudahan pembersihannya. Gunakan alat pemotong terpisah agar wajan tetap awet dan tidak rusak.

Mencuci dengan Mesin Pencuci Piring

Meski terlihat praktis, mencuci wajan stainless steel di mesin pencuci piring dapat merusaknya dalam jangka panjang. Deterjen yang keras dapat mengikis lapisan logam, membuat wajan terlihat kusam dan mengurangi kualitasnya.

 Sebaiknya cuci wajan stainless steel dengan tangan menggunakan sabun ringan dan spons lembut.

Pilih Peralatan yang Tepat untuk Masakan yang Lebih Sempurna

Meskipun wajan stainless steel sangat berguna, penting untuk mengetahui jenis makanan yang sebaiknya tidak dimasak dengan wajan ini agar hasil masakan tetap sempurna. 

Makanan seperti saus tomat, telur, pancake, ikan, dan steak lebih baik dimasak dengan peralatan masak lain yang lebih sesuai, seperti wajan antilengket atau besi cor.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index