JAKARTA - Memilih foundation memang terdengar sederhana, tapi ternyata salah memilih shade bisa merusak keseluruhan tampilan makeup.
Foundation berfungsi sebagai dasar untuk seluruh riasan, sehingga jika warnanya tidak tepat, wajah bisa terlihat abu-abu, terlalu gelap, atau bahkan belang dengan leher.
Banyak orang fokus pada kecerahan atau gelapnya foundation, tetapi lupa memperhatikan faktor lain yang sama pentingnya. Agar makeup terlihat flawless dan natural, penting untuk memahami kesalahan-kesalahan umum dalam memilih shade foundation dan cara menghindarinya.
Memilih shade foundation berdasarkan warna kulit tangan
Kesalahan paling umum terjadi ketika mencoba foundation di punggung tangan atau pergelangan tangan. Padahal, warna kulit tangan biasanya lebih gelap atau sering terpapar sinar matahari dibandingkan kulit wajah. Hasilnya, shade yang terlihat pas di tangan bisa jadi terlalu gelap untuk wajah.
Sebaiknya, foundation dicoba di area rahang (jawline) atau leher. Shade yang tepat adalah yang “menyatu” dengan warna kulit wajah dan leher tanpa terlihat kontras.
Dengan cara ini, kamu bisa memastikan foundation tampak natural dan tidak mencolok perbedaan warnanya. Ini langkah sederhana tapi sering diabaikan banyak orang.
Tidak menyesuaikan dengan undertone kulit
Seringkali, orang hanya melihat apakah foundation terlalu terang atau gelap tanpa memperhatikan undertone kulit. Padahal, undertone sangat mempengaruhi hasil akhir. Secara umum, undertone terbagi menjadi tiga: warm, cool, dan neutral.
Jika salah memilih undertone, foundation bisa terlihat abu-abu, terlalu pink, atau kekuningan berlebihan. Cara paling mudah untuk mengetahui undertone adalah mengikuti sesi personal color atau melihat pembuluh darah di pergelangan tangan: biru atau ungu cenderung cool, hijau cenderung warm, dan campuran keduanya biasanya netral.
Memahami undertone memastikan foundation terlihat menyatu dengan kulit dan tidak menimbulkan efek kontras yang aneh.
Mencoba foundation di bawah pencahayaan yang salah
Pencahayaan di toko makeup biasanya berbeda dengan cahaya alami. Lampu toko cenderung lebih terang atau berwarna kuning, sehingga foundation terlihat pas saat dicoba.
Sayangnya, begitu keluar dari toko atau berada di luar ruangan, warnanya bisa berubah drastis, terlihat terlalu gelap atau keabu-abuan.
Untuk memastikan shade benar-benar sesuai, coba foundation di bawah cahaya alami, misalnya dekat jendela atau di luar ruangan. Tunggu beberapa menit setelah diaplikasikan karena beberapa foundation bisa mengalami oksidasi, yaitu berubah menjadi lebih gelap setelah beberapa jam. Dengan langkah ini, kamu bisa menghindari membeli foundation yang ternyata tidak cocok.
Memilih shade terlalu terang untuk terlihat cerah
Banyak orang berpikir foundation yang lebih terang akan membuat wajah terlihat lebih cerah. Padahal, efeknya justru sebaliknya. Foundation yang terlalu terang dapat membuat wajah terlihat abu-abu, flat, dan tidak natural, terutama jika kontras dengan leher.
Untuk tampil cerah dengan natural, pilih shade yang paling mendekati warna kulit asli. Jika ingin menambahkan efek cerah, gunakan concealer, setting powder, atau highlighter di area tertentu, misalnya di bawah mata atau di tulang pipi.
Dengan cara ini, wajah tetap terlihat natural dan makeup menyatu dengan kulit.
Mengabaikan oksidasi foundation
Oksidasi adalah fenomena saat foundation berubah menjadi lebih gelap beberapa jam setelah diaplikasikan. Jika tidak diperhatikan, wajah bisa terlihat kusam dan tidak segar, meskipun awalnya foundation terlihat sempurna.
Untuk mengantisipasi oksidasi, tunggu sekitar 10–15 menit setelah mengaplikasikan foundation sebelum memutuskan shade tersebut cocok atau tidak.
Perhatikan apakah warnanya tetap stabil atau berubah. Ini adalah langkah kecil yang sering diabaikan, tetapi berdampak besar pada hasil akhir makeup.