GGRM Hentikan Capex Bandara Dhoho Demi Proyek Jalan Tol di Jawa Timur

Jumat, 11 September 2026 | 14:34:18 WIB
Ilustrasi PT Gudang Garam Tbk (GGRM).(Sumber:NET)

KEDIRI - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyatakan tidak mengalokasikan belanja modal atau capex untuk pembangunan Bandara Dhoho Kediri di Jawa Timur. Proyek fasilitas penerbangan tersebut sebelumnya digarap melalui anak usaha perseroan, yakni PT Surya Dhoho Investama (SDHI).

Direktur GGRM Istata Taswin Siddharta menjelaskan bahwa sampai saat ini keberadaan Bandara Dhoho Kediri memang belum memberikan kontribusi keuangan yang positif bagi perseroan.

“Bandara ini merupakan proyek jangka panjang. Sampai saat ini belum memberikan kontribusi positif buat perusahaan, dan itu kami perkirakan tetap seperti itu buat beberapa tahun ke depan,” kata Istata dalam acara Public Expose Live, Kamis (10/9).

Selain menghentikan alokasi anggaran untuk proyek fasilitas bandara, perseroan juga memutuskan tidak menggelontorkan belanja modal tambahan untuk lini operasional bisnis rokok. Namun, perseroan memastikan alokasi belanja modal tetap disiapkan untuk mendukung kelanjutan pembangunan infrastruktur jalan tol.

Pengerjaan proyek jalan tol perseroan ditangani oleh anak usahanya, yaitu PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT), yang menghubungkan rute Kediri-Tulungagung di Jawa Timur.

Proyek infrastruktur jalan tol tersebut dirancang membentang sepanjang 44,17 km yang terbagi ke dalam dua jalur utama, yakni akses menuju Bandara Dhoho Kediri sepanjang 6,82 km serta rute utama Kediri-Mojo-Tulungagung sepanjang 37,35 km.

Perseroan berencana menyuntikkan dana segar sekitar Rp1 triliun hingga Rp2 triliun untuk memastikan pengerjaan proyek jalan tol tersebut terus berjalan.

“Yang akan ada itu capex buat progres pembangunan jalan tol. Estimasi kami tahun ini sekitar antara satu hingga dua triliun,” tutur Istata.

Terkini