BALI - Mau keliling Bali dengan biaya transportasi yang lebih hemat? Ada promo menarik yang bisa dimanfaatkan wisatawan selama Agustus 2026.
Dalam rangka Pekan QRIS Nasional 2026, Bank Indonesia menghadirkan promo tarif khusus transportasi umum di Bali. Masyarakat bisa menggunakan Trans Metro Dewata dan Trans Sarbagita dengan tarif Rp1.000 per tap.
Promo bertajuk "Rayakan HUT RI dan Provinsi Bali" serta "Berkeliling Bali Pakai QRIS Tap" ini berlaku mulai 14 hingga 31 Agustus 2026. Artinya, wisatawan yang sedang berada di Bali masih bisa memanfaatkan tarif khusus tersebut untuk bepergian ke sejumlah kawasan selama periode promo berlangsung.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Promo Rp1.000 per tap ini memiliki kuota terbatas, yakni 300 transaksi setiap hari.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 250 kuota dialokasikan untuk Trans Metro Dewata, sedangkan 50 kuota untuk Trans Sarbagita. Karena jumlahnya terbatas setiap hari, wisatawan sebaiknya tidak menunda jika ingin mencoba transportasi umum Bali dengan tarif promo tersebut.
Trans Metro Dewata memiliki jaringan transportasi yang cukup luas di kawasan Bali selatan. Peta jaringan yang digunakan dalam informasi layanan mencantumkan enam koridor utama, mulai dari rute yang melayani kawasan Terminal Pesiapan, Terminal Ubung, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Dalung, Ubud, hingga Nusa Dua.
Sejumlah destinasi dan kawasan yang tercantum dalam jaringan tersebut antara lain Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pelabuhan Sanur, Jimbaran, Nusa Dua, Ubud hingga Garuda Wisnu Kencana (GWK).
Sementara itu, Trans Sarbagita memiliki layanan koridor S1 yang menghubungkan kawasan GOR Ngurah Rai dan Garuda Wisnu Kencana. Promo tarif khusus ini menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026 dengan tema "Pakai QRIS untuk Indonesia Maju", sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Provinsi Bali.
Bagi wisatawan yang ingin menghemat biaya perjalanan selama berada di Bali, promo ini bisa menjadi alternatif untuk berpindah antarkawasan menggunakan transportasi umum.
Sebelum berangkat, wisatawan juga disarankan mengecek informasi layanan dan jadwal keberangkatan karena jadwal dapat berubah sewaktu-waktu akibat kondisi lalu lintas maupun faktor lainnya.