JAKARTA - Seorang DJ perempuan berinisial AM alias DJ M diduga menjadi korban aksi kekerasan seksual di salah satu tempat hiburan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/2/2026).
AM lantas melayangkan laporan atas peristiwa ini ke Polda Metro Jaya pada Senin (15/2/2026) yang tercatat resmi dalam nomor perkara LP/B/1266/II/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Budi Hermanto, menerangkan bahwa saat ini penanganan perkara telah berada di tahap penyidikan.
“Perkara tersebut dilaporkan pada 15 Februari 2026 dan saat ini telah masuk tahap penyidikan,” kata Budi, Jumat (14/8/2026).
Pada berkas laporan ini, AM melaporkan seorang pria berinisial TI atas tuduhan tindak kekerasan seksual terhadap dirinya.
Merujuk pada hasil pemeriksaan visum et repertum, AM mengalami sejumlah luka yang diduga akibat hantaman benda tumpul.
“Ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang menurut kesimpulan medis disebabkan kekerasan tumpul,” kata Budi.
Berikutnya, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan pihak dokter untuk menggali lebih jauh karakteristik luka beserta perkiraan waktu terjadinya peristiwa.
Nantinya, hasil analisis medis tersebut bakal diselaraskan dengan keterangan dari korban serta beberapa saksi lain yang berada di lokasi.
Pihak penyidik juga bakal menggelar penetapan perkara guna mengambil langkah hukum lanjutan, termasuk menentukan kepastian status hukum bagi TI.
Sementara itu, kronologi insiden ini sempat dibagikan oleh korban lewat akun Instagram @moodindonesia.co pada Kamis (13/8/2026).
AM menceritakan bahwa kala itu ia memperoleh tawaran pekerjaan menjadi DJ room untuk mengisi acara ulang tahun seorang pejabat yang diadakan secara tertutup.
"Bulan februari aku d undang sama temen aku cewek ktnya ada tamu nya dia pejabat lagi ultah... dia butuh dj private," tulis akun @anggunmaharani05.
TI yang hadir sebagai salah satu undangan di acara tersebut dikabarkan memperlihatkan alat kelaminnya dan mendesak AM untuk menyentuhnya, namun hal itu ditolak secara tegas.
Penolakan tersebut menyulut amarah TI yang lantas menarik AM ke dalam sebuah ruangan lalu membenturkan tubuhnya ke dinding.
“Aku diseret ke kamar dan dipukulin terus dijedotin ke tembok kepala aku,” tulis AM dalam unggahan.