Polisi Usut Legalitas Ratusan Senjata Angin di Sekolah Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:23:11 WIB
Temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.(Sumber:NET)

JAKARTA - Kepolisian membeberkan asal-usul ratusan benda mirip senjata di sebuah sekolah swasta kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang berawal dari kesepakatan kerja sama kegiatan olahraga menembak air rifle antara pihak yayasan sekolah dan PT Lokta.

“Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, keberadaan senjata angin tersebut diawali dari adanya perjanjian kerja sama antara yayasan dengan PT Lokta terkait kerja sama olahraga menembak air rifle,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (11/7/2026).

Kendati asal-usul senjata angin tersebut telah diketahui, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman mengenai legalitasnya.Penyidik turut memeriksa kembali tiga ruangan di area sekolah, yaitu ruang kerja mantan ketua pengurus, ruang kerja mantan sekretaris, dan ruang sarana prasarana.

“Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap legalitas, kepemilikan, penyimpanan, serta penggunaan barang-barang tersebut,” ujarnya.

Melalui pemeriksaan susulan itu, polisi kembali mendapati satu unit airsoft gun beserta 117 butir peluru bermacam kaliber.Penyidik saat ini tengah mendata dan mencocokkan seluruh barang bukti yang telah diamankan.

“Dari pengecekan tambahan tersebut ditemukan 1 buah airsoft gun, 117 butir peluru berbagai kaliber dengan rincian 21 butir kaliber 32 S&W,19 butir kaliber 380 Auto, 34 butir kaliber 38 special, 18 butir kaliber 22 WMR, dan 25 butir kaliber 9x19 mm luger,” ungkap dia.

Di samping airsoft gun dan amunisi, penyidik juga menemukan ragam perlengkapan pendukung lainnya, mulai dari selongsong, magazine, hingga komponen aksesoris.

“Selain itu ditemukan 166 selongsong kaliber 22, 5 magazine kaliber 9 mm, 2 recoil spring, 2 botol green gas, 2 tabung gas CO2, 2 wadah peluru mimis, serta sejumlah spare part dan aksesori,” jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menegaskan bahwa 995 benda menyerupai senjata yang ditemukan pada salah satu ruangan di yayasan sekolah swasta Kebayoran Lama tersebut bukanlah senjata api.

“Kami harus luruskan supaya ini juga tidak menjadi satu kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, bahwa 995 benda berbentuk senjata tersebut kami pastikan itu bahwa itu bukan senjata api,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

Terkini