CIPUTAT - Berikut dua kebiasaan sepele yang dapat membuat kampas rem motor matic andalan Anda cepat habis.
Kebiasaan buruk ini menyebabkan kampas rem depan maupun belakang pada motor matic menjadi lebih cepat aus.
"Pada dasarnya kampas rem cepat habis atau tidaknya disebabkan oleh kebiasaan berkendara," buka Bowo mekanik bengkel R59 Racing di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.
Lalu kebiasaan apa saja yang menyebabkan kampas rem cepat habis?
1. Kebiasaan Berjalan Sambil Menekan Tuas Rem
Kebiasaan berkendara sambil menekan tuas rem, baik disengaja maupun tidak sengaja, cukup sering ditemui pada pengguna jalan.
Selain bisa membuat aki tekor akibat lampu rem menyala secara terus-menerus, kebiasaan buruk ini juga menyebabkan kampas rem cepat habis.
"Sebagian besar ini terjadi pada motor matic, kebiasaan menahan rem sambil jalan di tanjakan ini memang nyaman, apalagi saat tanjakan, motor jadi enggak mundur," jelasBowo.
"Tapi punya dampak negatif, kampas rem jadi cepat habis," tuturnya.
2. Sering Melakukan Pengereman Mendadak
Ternyata sering melakukan pengereman secara mendadak juga memicu kampas rem cepat habis.
"Karena saat rem mendadak kampas rem berkerja lebih keras dibandingkan saat kalian melakukan pengereman biasa,"bilang Bowo.
Terlebih jika Anda melakukan pengereman mendadak dalam kecepatan tinggi.
"Imbasnya kampas rem harus berkerja lebih berat saat rem mendadak, akhirnya kampas rem cepat habisnya," tambahnya.
Di samping dua hal tersebut, apabila motor matic Anda dilengkapi fitur parking brake lock, pastikan Anda telah melepas tuas parking brake lock sebelum kendaraan melaju.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko sepeda motor berjalan dalam kondisi parking brake lock masih aktif.
Selain membuat kampas rem cepat habis, kelalaian ini juga membuat mesin bekerja lebih keras sekaligus memperpendek usia pakai komponennya.Itulah dua kebiasaan sepele pemilik motor matic yang membuat kampas rem cepat habis.