Rekor Baru, 409 Regu Daftar Debat Hukum Pemilu Bawaslu 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 11:21:07 WIB
Ilustrasi Pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antarperguruan Tinggi ke-VI.(Sumber:NET)

CIMAHI - Pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antarperguruan Tinggi ke-VI Tahun 2026 resmi diakhiri pada 24 Juli 2026 dengan mencetak rekor baru sepanjang sejarah pelaksanaannya.

Sejak dibuka pada 15 Juli 2026, tercatat 409 tim dari beragam perguruan tinggi di seluruh Nusantara mendaftarkan diri guna meramaikan ajang yang digelar sebagai langkah memperkokoh pemahaman serta budaya penegakan hukum pemilu di kalangan akademisi.

Angka pendaftar tahun ini menjadi yang terbanyak sejak kompetisi ini pertama kali diselenggarakan oleh Bawaslu RI.

Capaian tersebut berhasil melampaui rekor sebelumnya pada tahun 2025 yang diikuti 311 tim, sekaligus membuktikan kian melonjaknya antusiasme mahasiswa terhadap isu kepemiluan, demokrasi, serta penegakan hukum pemilu.

Pascapenutupan pendaftaran, seluruh peserta bakal melakoni tahap eliminasi yang dijadwalkan berlangsung pada 28–31 Juli 2026.

Hasil penyaringan tersebut akan diumumkan pada 1 Agustus 2026 untuk menentukan tim yang berhak melenggang ke babak kompetisi tingkat regional.

Ajang debat regional bakal dihelat di tiga wilayah, yakni Regional Timur pada 18–21 Agustus 2026, Regional Tengah pada 20–22 Agustus 2026, serta Regional Barat pada 22–25 Agustus 2026.

Selanjutnya, pengumuman peserta yang berhasil lolos menuju tingkat nasional akan disampaikan pada 26 Agustus 2026.

Sementara itu, Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Tingkat Nasional diagendakan berlangsung pada 20–25 September 2026.

Secara umum, tren partisipasi dalam penyelenggaraan kompetisi debat ini terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.

Pada edisi perdana di tahun 2019, kompetisi ini hanya diikuti oleh 35 tim.Jumlah pendaftar tersebut melonjak signifikan menjadi 276 tim pada pelaksanaan kedua di tahun 2022.

Walaupun sempat menurun menjadi 176 tim pada 2023, minat peserta kembali merangkak naik menjadi 214 tim pada 2024, lalu 311 tim pada 2025, hingga akhirnya menembus 409 tim pada edisi 2026.

Lonjakan jumlah peserta ini mencerminkan kian besarnya kepedulian sivitas akademika perguruan tinggi terhadap penguatan demokrasi, kepemiluan, serta penegakan hukum pemilu.

Kompetisi ini diharapkan tak cuma menjadi wadah adu gagasan, melainkan juga wahana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah daya pikir kritis, analitis, serta menyumbangkan ide konstruktif demi mewujudkan pemilu yang berintegritas.

Terkini