Pemasangan CCTV dan PJU DKI Harus Tepat Sasaran dan Libatkan RT/RW

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:29:48 WIB
Ilustrasi Begal.(Sumber:NET)

JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Achmad Yani, mengimbau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar melibatkan masyarakat dalam menetapkan titik pemasangan kamera pengawas (CCTV) serta Penerangan Jalan Umum (PJU).

Menurut penjelasannya, warga lokal umumnya lebih memahami area mana saja yang rentan terhadap aksi kejahatan.

"Warga adalah pihak yang paling mengetahui titik-titik yang dianggap rawan. Karena itu, partisipasi masyarakat harus menjadi bagian dari proses perencanaan," kata Achmad Yani, Kamis (23/7/2026).

Oleh sebab itu, ia memandang penentuan lokasi CCTV dan PJU tak dapat sekadar didasarkan pada pemetaan wilayah semata.

Pemprov juga mesti menyerap masukan masyarakat serta mencermati data kerawanan dari kepolisian supaya penempatannya sungguh-sungguh tepat sasaran.

Menurut Achmad Yani, maraknya beragam tindak kejahatan jalanan seperti pembegalan, penjambretan, pencurian, tawuran, sampai aksi kekerasan umumnya terjadi pada kawasan minim cahaya dan luput dari jangkauan CCTV.

Keadaan demikian membuat para pelaku makin leluasa melancarkan aksinya lantaran minim saksi mata ataupun bukti rekaman untuk pengungkapan kasus.

Atas dasar itu, ia mendesak Pemprov DKI Jakarta mendahulukan pemasangan CCTV dan PJU pada area-area yang kerap menjadi lokasi tindak pidana.

Beberapa di antaranya yakni jalan pemukiman yang minim penerangan, akses permukiman padat, area sekitar halte, stasiun, terminal, jembatan penyeberangan orang (JPO), hingga kawasan perbatasan yang acap kali dijadikan jalur melarikan diri.

"Keamanan warga harus menjadi prioritas. Pemasangan CCTV dan penerangan jalan yang memadai di titik-titik rawan merupakan investasi sosial yang manfaatnya jauh lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan," ujarnya.

Achmad Yani menerangkan, hadirnya CCTV tak cuma berguna merekam insiden, tetapi juga mempermudah pihak kepolisian mengidentifikasi pelaku kejahatan.

Di sisi lain, pencahayaan jalan yang terang menjadikan situasi lingkungan lebih gampang dipantau.

Selain itu, ia mendorong Pemprov DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan Polda Metro Jaya, pemerintah daerah, pengurus RT/RW, hingga warga dalam menetapkan titik prioritas kebutuhan CCTV serta PJU.

Achmad Yani berharap agenda pengadaan CCTV dan PJU ini dimasukkan dalam skala prioritas APBD DKI Jakarta.

Langkah ini diharapkan dapat mengubah jalanan yang tadinya gelap dan rawan kejahatan menjadi lebih terang, mudah diawasi, serta memberi rasa aman bagi warga saat beraktivitas, khususnya di malam hari.

Terkini