Tips Aman Mengemudi di Jalan Menanjak dan Menurun Saat Liburan

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38:03 WIB
Ilustrasi mobil di jalan menurun.(Sumber:NET)

JAKARTA - Momen libur sekolah kerap dimanfaatkan para keluarga untuk melalukan perjalanan ke luar kota memakai mobil pribadi.

Cukup banyak destinasi wisata berlokasi di area pegunungan yang menuntut pengemudi melintasi medan menanjak serta menurun.

Beda halnya dengan jalan tol yang cenderung rata, rute pegunungan menyajikan tantangan tersendiri.Bukan hanya menuntut fokus ekstra, rute ini membuat sejumlah komponen mobil bekerja ekstra keras.

Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) menyampaikan bahwa ada tiga aspek utama yang mesti diperhatikan ketika melewati rute menanjak dan menurun, yakni pengereman, transmisi, dan kondisi pengemudi.

"Ketika naik turun ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu rem, transmisi, sama satu lagi pengemudinya," kata Sony, Senin (22/6/2026).

Menghadapi Karakter Medan Pegunungan

Menurut penuturan Sony, tidak seluruh pengemudi terbiasa mengarungi karakteristik medan pegunungan.

Lantaran hal tersebut, bepergian ke wilayah yang dipenuhi tanjakan dan turunan membutuhkan keahlian menyetir yang berbeda dibandingkan ketika melaju di jalan tol.

"Kalau kami bicara naik turun ini kan butuh skill khusus. Belum tentu semua pengemudi mampu berkendara di daerah pegunungan menurut saya," ujar Sony.

Ia menerangkan bahwa tantangan di jalan tol umumnya berkaitan dengan rasa lelah akibat durasi berkendara yang panjang.

Sedangkan di wilayah pegunungan, pengemudi dihadapkan pada risiko tambahan berupa belokan tajam serta area blind spot yang membatasi pandangan.

Kondisi rute yang berliku mengakibatkan pengendara tak dapat memantau kendaraan dari arah berlawanan secara langsung.

Oleh sebab itu, laju kendaraan wajib disesuaikan dengan kondisi rute perjalanan.

Pengendara juga diimbau untuk tak melaju terlalu ke tengah saat berada di tikungan dan senantiasa menjaga jarak aman.

Mengatur Penggunaan Transmisi

Sony mengungkapkan bahwa mobil yang dipakai ke area pegunungan idealnya mempunyai performa yang selaras dengan karakter medan jalan.

Menurutnya, bilamana terdapat opsi lain, mobil bertransmisi otomatis jenis CVT sebaiknya tak dijadikan pilihan utama pada rute yang didominasi tanjakan dan turunan panjang.

"Kalau memang kami merencanakan perjalanan ke daerah pegunungan sebaiknya menghindari kendaraan yang menggunakan transmisi CVT," kata Sony.

Meski begitu, bukan berarti mobil dengan transmisi CVT sama sekali tak dapat digunakan.Pengemudi cukup mengoperasikannya secara lebih bijak serta tak memaksa kendaraan bekerja melampaui batasnya.

Mobil juga sebaiknya tidak diisi muatan berlebih hingga melewati kapasitas batas yang dituntut pabrikan.

Selain memperberat beban kerja mesin serta transmisi, bobot berlebih turut memengaruhi kemampuan rem dan kestabilan mobil sewaktu bermanuver.

Penggunaan Rem Secara Terukur Saat Turunan

Salah satu tindakan keliru yang kerap dilakukan pengemudi ketika melintasi turunan panjang yaitu ketergantungan berlebih pada pedal rem.

Padahal, penekanan rem secara terus-menerus mampu memicu lonjakan suhu komponen pengereman hingga berisiko menurunkan efektivitas kinerjanya.

Demi menjaga performa pengereman, pengendara disarankan memanfaatkan engine brake melalui pemindahan posisi gigi yang tepat sewaktu menuruni jalan.

Langkah tersebut membantu menekan laju kendaraan tanpa memberikan beban berlebih pada sistem pengereman.

Sony pun mengingatkan pengendara untuk tak mengemudikan kendaraan secara agresif, baik saat menginjak pedal gas maupun pedal rem.

"Kalau memang cuma ada itu mobilnya, pastikan tidak memaksakan misalnya dengan tekanan angin ban yang kurang, kemudian overload, kemudian memaksakan gas rem dengan kasar, termasuk penggunaan rem berlebihan ketika di turunan," ujar Sony.

Memastikan Kendaraan Dalam Kondisi Optimal

Sebelum menempuh perjalanan, pengemudi wajib memastikan kondisi mobil berada dalam performa terbaiknya.Sejumlah komponen yang perlu diperiksa antara lain rem, ban, oli mesin, hingga sistem pendingin mobil.

Berbekal kondisi kendaraan yang siap tempur serta teknik mengemudi yang cermat, perjalanan menuju area pegunungan sewaktu libur sekolah dapat berlangsung secara aman serta nyaman bagi seluruh penumpang.

Terkini