JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menegaskan Indonesia terus berupaya memfasilitasi dialog antara pihak-pihak berkonflik di Myanmar dalam kerangka Konsensus Lima Poin (5PC).
“Kita terus berusaha memfasilitasi dialog antara pihak otoritas yang didukung militer dengan berbagai kelompok etnis yang ada di sana,” kata Arrmanatha, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Ia menambahkan Indonesia berkomitmen memulihkan perdamaian dan mewujudkan rekonsiliasi di Myanmar yang dilanda perang saudara. Komitmen ini telah ditunjukkan sejak Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan pemimpin ASEAN di Jakarta pada April 2021 yang melahirkan Konsensus Lima Poin.
Dalam pertemuan informal menlu ASEAN bersama Myanmar di Bangkok, Minggu (12/7), para menlu kembali menegaskan tekad berpegang pada 5PC dan mengusahakan rekonsiliasi.
Arrmanatha menegaskan Indonesia siap menjadi tuan rumah dialog perdamaian. Kesiapan ini juga disampaikan Menlu RI Sugiono pada Selasa (14/7). “Kami siap kalau Indonesia akan dijadikan tuan rumah. Saya kira Indonesia juga lebih bisa diterima untuk posisi tersebut,” kata Sugiono, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Sugiono menekankan 5PC tetap menjadi acuan utama ASEAN dengan penekanan pada penghentian kekerasan, dialog inklusif, serta penyediaan bantuan kemanusiaan yang aman dan tanpa diskriminasi.