Badan Geologi Laporkan Tiga Gunung Api di Indonesia Timur Erupsi

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:11:12 WIB
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat terdapat tiga gunung api aktif yang berpotensi erupsi besar.(FOTO:NET)

JAKARTA - Sebanyak tiga gunung api aktif di kawasan Indonesia Timur, yakni Gunung Dukono dan Gunung Ibu di Maluku Utara, serta Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pada Jumat pagi, seperti yang diinformasikan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria di Jakarta, Jumat, memaparkan, lonjakan aktivitas vulkanik dari ketiga gunung api tersebut berlangsung dalam rentang waktu yang hampir bersamaan dengan menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 400 sampai 500 meter di atas puncak kawahnya masing-masing.

Goncangan erupsi perdana pada Jumat pagi melanda Gunung Dukono, Halmahera Utara, pada pukul 06.15 WIT, kemudian diikuti Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur pukul 07.04 WITA, dan ditutup oleh Gunung Ibu di Halmahera Barat pada pukul 07.45 WIT.

Lana menguraikan bahwa pada Gunung Dukono, kepulan abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mencapai 500 meter yang mengarah ke barat laut, disertai amplitudo maksimum seismogram sebesar 12 milimeter, yang mana aktivitas letusan diinformasikan masih berjalan.

Di sisi lain, Gunung Lewotobi Laki-laki menghempaskan kolom abu kelabu setinggi 400 meter yang bergerak ke arah barat dan barat laut, lewat catatan alat deteksi yang memperlihatkan amplitudo maksimum cukup tinggi menyentuh 47,3 milimeter dengan durasi 46 detik.

Sementara Gunung Ibu membukukan ketinggian kolom abu mencapai 400 meter berona kelabu pekat yang condong ke arah barat, lewat amplitudo maksimum yang terekam di seismogram senilai 28 milimeter dan rentang waktu suara dentuman berkisar 45 detik.

Mengenai status kewaspadaan, Badan Geologi menetapkan derajat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki pada Level III (Siaga), sedangkan Gunung Ibu dan Gunung Dukono untuk sekarang ini berada di derajat aktivitas Level II (Waspada).

Menyusul status Siaga yang disematkan pada Gunung Lewotobi Laki-laki, Lana meminta warga sekitar ataupun pelancong untuk menaati saran jarak aman dengan tidak mengadakan kegiatan apa saja dalam radius lima kilometer dari area pusat kawah.

Badan Geologi mengimbau penduduk di area bawah Gunung Lewotobi Laki-laki, terkhusus di kawasan Dulipali, Klatanlo, hingga Hokeng Jaya, untuk berhati-hati terhadap risiko banjir lahar hujan di sepanjang jalur sungai yang bermuara di puncak gunung ketika turun hujan deras.

Untuk wilayah Gunung Ibu dan Gunung Dukono, warga diinstruksikan menjauhi zona aman masing-masing dalam jarak dua hingga empat kilometer, serta senantiasa melengkapi diri dengan pelindung mata dan masker hidung demi menghindari dampak paparan sebaran abu vulkanik.

Terkini