Iran Anggap Kapal di Selat Hormuz Kolaborator Musuh

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17:46 WIB
Kapal patroli milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Selat Hormuz. (Sumber: NET)

TEHERAN - Iran bakal mengategorikan seluruh kapal yang melintas mendekati Selat Hormuz sebagai bagian yang bekerja sama dengan pihak musuh, ungkap Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

“Kami memperingatkan bahwa tidak ada kapal yang boleh meninggalkan pelabuhan di Teluk Persia maupun Teluk Oman. Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai bentuk kolaborasi dengan musuh," kata IRGC dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Iran, Fars, Kamis.

Sebelumnya pada Kamis pagi hari, Markas Pusat Khatam al-Anbiya mengumumkan bahwa pihak Iran memblokade rute pelayaran internasional yang melewati Selat Hormuz bagi segala kategori kapal, tidak terkecuali kapal pengangkut minyak bumi serta kapal niaga, sebagai imbas dari gempuran Amerika Serikat belakangan ini ke wilayah Republik Islam tersebut.

Pihak IRGC memberikan penegasan bahwa seluruh kapal yang kedapatan berupaya melewati selat strategis tersebut bakal dijadikan target serangan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Rabu melayangkan tuduhan bahwa Teheran secara sengaja memperlambat proses negosiasi dan memaparkan bahwa Amerika Serikat bersiap mengeksekusi agresi militer dalam skala masif ke Iran.

Memasuki Kamis pagi hari, sejumlah media lokal Iran mengabarkan adanya bunyi dentuman keras yang terdengar di kawasan kota Minab dan Mohr.

Sebanyak tiga titik ledakan dikabarkan terdeteksi di Bandar Abbas dan ada empat titik ledakan susulan di Sirik, yang berada di area selatan Iran.

Perangkat sistem pertahanan udara pun langsung dinyalakan di wilayah Tehran serta di kawasan selatan negara tersebut.

Terkini