JAKARTA - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara Indonesia menyiapkan talenta-talenta terbaik melalui perantara Danantara Corporate University.
"Pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menciptakan BUMN yang kompetitif dan berdaya saing global," ujar Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
BP BUMN bersama Danantara Indonesia mulai secara serius menjalankan proyek strategis dalam hal peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM).
Langkah nyata ini diwujudkan lewat pendirian Danantara Corporate University yang difungsikan sebagai pusat pembelajaran serta peningkatan kompetensi seluruh insan BUMN.
Dony memberikan penegasan bahwa di tengah arus transformasi bisnis dan percepatan perkembangan teknologi yang melaju semakin cepat, sistem pembelajaran yang andal telah menjelma menjadi sebuah keharusan.
"Diperlukan sistem pembelajaran yang mampu menghasilkan talenta unggul, pemimpin masa depan, serta SDM yang adaptif terhadap perubahan," ujarnya.
Dalam agenda pertemuan yang digelar untuk memperkuat rancangan pengembangan talenta nasional tersebut, jalannya diskusi difokuskan pada empat persoalan utama.
Pertama, perancangan ekosistem pembelajaran yang saling terintegrasi.
Kedua, akselerasi program kepemimpinan serta penciptaan talenta terbaik.
Ketiga, jalinan sinergi dengan berbagai lembaga pendidikan beserta jajaran mitra global.
Keempat, penguatan kapabilitas strategis yang dibutuhkan dalam menyongsong transformasi sektor industri.
Melalui kehadiran Danantara Corporate University, Dony menaruh harapan besar akan lahirnya generasi pemimpin BUMN yang bersikap profesional sekaligus mempunyai integritas tinggi.
"Kami siapkan talenta unggul, berwawasan global, dan mampu membawa BUMN Indonesia menjadi pemain kelas dunia," kata Dony.
Sebagai bentuk informasi pelengkap, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) memasang target untuk mencetak sebanyak 15 ribu talenta di bidang semikonduktor dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun mendatang demi menopang akselerasi industri teknologi masa depan di tanah air.
Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa menyatakan bahwa peningkatan mutu sumber daya manusia memegang peranan sebagai fondasi awal dalam membangun ekosistem industri semikonduktor di tingkat nasional.