JAKARTA - Sejumlah peristiwa di bidang humaniora terjadi di wilayah dalam negeri sepanjang hari Minggu (7/6/26).
Setelah momen tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan adanya penambahan unit Sekolah Rakyat (SR) di daerah Bali hingga munculnya kebijakan Jakarta untuk menggratiskan biaya pada sekolah swasta.
Berikut ini adalah rangkuman dari kabar selengkapnya yang tetap bernilai untuk diikuti.
Instruksi Prabowo mengenai penambahan fasilitas Sekolah Rakyat di daerah Bali.
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya beserta jajaran kementerian terkait untuk segera menambah sarana Sekolah Rakyat di Provinsi Bali guna menampung tingginya antusiasme pendaftaran dari para siswa yang kurang mampu.
"Oke, berarti kami harus tambah secepat mungkin ya nanti diusahakan. Nanti pemerintah pusat dari lahannya kami carikan ya, kami upayakan," kata Presiden Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu, dikutip dari siaran Sekretariat Presiden yang dipantau di Jakarta.
Kepala Negara menjelaskan bahwa instruksi percepatan pembangunan ini merupakan respons langsung terhadap laporan mengenai kelebihan kapasitas murid yang ada pada satu-satunya fasilitas Sekolah Rakyat di Bali.
Kabar lebih lengkap dapat dibaca di bagian ini.
Prabowo menceritakan pengalaman sering dihina kepada para siswa Sekolah Rakyat.
Presiden Prabowo Subianto membagikan cerita personalnya yang kerap menerima hinaan kepada para murid Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, guna memotivasi semangat anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tidak gampang menyerah.
"Jangankan kamu, saya sering diejek sampai sekarang presiden pun sering diejek. Enggak apa-apa, yang penting hatimu teguh, hati kami baik," kata Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam kunjungannya meninjau Program Sekolah Rakyat di Tabanan, Bali, dikutip dari tayangan resmi di Jakarta, Minggu.
Presiden berpesan kepada seluruh siswa agar tidak patah semangat apabila mendapatkan perundungan ataupun ejekan dari orang-orang di sekitar mereka.
Kabar lebih lengkap dapat dibaca di bagian ini.
Pemerintah menetapkan target rampungnya pembangunan Sekolah Rakyat pada Juni 2026.
Pihak pemerintah menetapkan target agar proses pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kalimantan Barat di Kota Singkawang dapat selesai pada tanggal 20 Juni 2026 seiring kemajuan proyek yang telah menyentuh angka 58 persen serta terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Herzaky Mahendra Putra menjelaskan, percepatan pembangunan terus dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
"Based on the inspection results, construction progress has reached 58 percent. With work progress averaging above 2.5 percent per day, we are optimistic that the completion target on June 20 can be achieved," kata Herzaky usai meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang, Minggu.
Kabar lebih lengkap dapat dibaca di bagian ini.
Kebijakan wilayah Jakarta membebaskan biaya pendidikan sekolah swasta.
Setiap memasuki tahun ajaran baru, daerah Jakarta seolah selalu masuk ke dalam lingkaran persoalan yang sama.
Puluhan ribu siswa ditemukan tidak berhasil memperoleh tempat di sekolah negeri, bukan karena mereka kalah bersaing dalam hal prestasi, melainkan karena kuota tampung yang tersedia memang tidak mencukupi.
Kuota tampung untuk tingkatan SMP negeri di daerah Jakarta, sebagai contoh, dilaporkan hanya dapat menampung sekitar 47 persen dari total keseluruhan calon siswa baru.
Hal ini berarti, lebih dari setengah anak yang berharap untuk mendapatkan pendidikan gratis terpaksa menerima kenyataan bahwa pintu sekolah negeri telah tertutup untuk mereka, dan pilihan yang tersisa adalah melanjutkan sekolah ke lembaga swasta dengan biaya yang harus dibayar sendiri.
Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencoba menyodorkan sebuah solusi.
Daripada membangun fasilitas baru yang memerlukan waktu lama, Pemprov memilih untuk bekerja sama dengan pihak sekolah swasta dan menggratiskan seluruh biaya pendidikan bagi para muridnya.