Resmi Terima SK, Samanhudi Putuskan Mundur dari Ketua KONI Blitar

Rabu, 03 Juni 2026 | 13:50:07 WIB
Samanhudi Anwar (Sumber: NET)

BLITAR - KONI Jawa Timur secara resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Kota Blitar masa bakti 2026-2030 yang mengesahkan M Samanhudi Anwar selaku ketua umum.

Walaupun begitu, eks Wali Kota Blitar dua periode tersebut memastikan bakal tetap meletakkan jabatannya usai rangkaian proses pelantikan rampung digelar.

Seperti diketahui, terpilihnya Samanhudi sebagai Ketua KONI Kota Blitar sempat memicu kontroversi lantaran status dirinya yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi.

Samanhudi memaparkan bahwa SK dari KONI Jawa Timur sudah diterima pada Selasa (2/6/2026) sore, kurang lebih dua minggu pasca dirinya memenangkan pemungutan suara dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Blitar.

Berdasarkan penilaiannya, terbitnya SK itu menandakan bahwa KONI Jawa Timur tetap berkiblat pada hukum organisasi serta ketentuan yang berlaku.

Artinya, tidak ada larangan bagi eks narapidana untuk menjabat sebagai ketua KONI.

“Berarti KONI Jawa Timur berpegang pada AD/ART KONI dan Permenpora Nomor 7 Tahun 2025,” ujar Samanhudi, Selasa, dilansir dari Kompas.com.

Samanhudi mengimbuhkan, dalam kurun waktu dekat ini jajaran pengurus anyar bakal melaksanakan rapat internal sekaligus menjalin komunikasi dengan KONI Jawa Timur mengenai rencana pelantikan.

“Ya kami akan rapat dan ke Surabaya untuk berkoordinasi dengan KONI Jatim tentang jadwal pelantikan dan lainnya,” tutur Samanhudi.

Mengenai sosok yang bakal mengukuhkan kepengurusan baru KONI Kota Blitar, Samanhudi menyatakan tidak ambil pusing terkait perkara itu.

“Soal (Wali Kota Blitar) mau atau tidak melantik, saya enggak ada urusan. Saya tegak lurus dengan KONI Jatim. Tapi kami hormati Wali Kota,” ucapnya.

Di samping keluarnya SK tersebut, Samanhudi lagi-lagi menguatkan niatnya untuk mencopot jabatan Ketua KONI Kota Blitar pasca pelantikan dilaksanakan.

Samanhudi membeberkan bahwa surat pengunduran diri sejatinya telah digarap dan kini hanya tinggal membubuhkan tanggal yang disesuaikan dengan hari pelantikan.

“Tanda tangan (surat pengunduran diri) sudah. Tinggal mengisi nomor, tanggal dan bulannya saja kapan saya dilantik,” kata Samanhudi, dilansir dari Kompas.com.

“Kalau saya mundur otomatis Mbak Elim selaku Wakil Ketua I yang akan menggantikan saya,” tambahnya.

Samanhudi menyebutkan bakal tetap melakukan diskusi lebih lanjut dengan KONI Jawa Timur terkait status posisi yang kelak dipangku oleh Elim Tyu Samba, baik itu berupa pelaksana tugas maupun melalui prosedur lain yang sejalan dengan aturan organisasi.

Terkini