Serial The Scene Vidio Jadi Wadah Kreator Muda Bawa Perubahan

Rabu, 03 Juni 2026 | 10:32:01 WIB
Serial terbaru Vidio, The Scene Living and Lifestyle in Southeast Asia, jadi panggung bagi anak muda kreatif.(Sumber:NET)

JAKARTA- Peluncuran serial teranyar Vidio yang berjudul The Scene - Living and Lifestyle in Southeast Asia, menjadi wadah bagi Duo Twineester, Bottlesmoker, dan desainer interior Yuni Jie, untuk membagikan pengalaman inspiratif mereka. 

Para kreator ini sepakat bahwa sebuah transformasi besar kerap kali bermula dari tindakan-tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. 

Yuni Jie mengisahkan pengalamannya terkait program sosial yang telah ia kelola selama bertahun-tahun.

Yuni Jie menggunakan kompetensi desain yang dimilikinya untuk menyokong dunia pendidikan anak-anak di daerah pelosok Indonesia. "Ini gerakan sosial yang digagas dari tahun 2017. Kami menjual desain yang hasilnya didonasikan untuk seragam anak-anak sekolah dari mulai Sumatra sampai Papua," ucapnya di SCBD Jakarta, Selasa (2/6/2026). Di mata Yuni Jie, andil nyata dalam sektor pendidikan tidak selamanya harus dikemas secara rumit ataupun terkesan megah.

Ia menilai pakaian seragam sekolah memberikan pengaruh psikologis yang teramat besar terhadap tingkat kepercayaan diri para murid di wilayah terpencil. "Kontribusi yang bisa diberikan adalah bidang pemerataan dalam pendidikan. Buat kami seragam sekolah mungkin enggak ada artinya, tapi bagi anak-anak di daerah sangat berarti. Ternyata seragam sekolah di sana mahal sekali. Kelihatannya simple tapi tidak, mereka jadi percaya diri ke sekolah," tutur Yuni Jie.

Pada kesempatan yang sama, Alysa yang mewakili Duo Twineester memberikan sorotan pada krusialnya keterbukaan ruang bagi para pegiat seni di wilayah daerah yang menjunjung tinggi adat istiadat. 

Dirinya menaruh harapan agar publik dapat lebih terbuka menerima bentuk ekspresi seni modern seperti hiphop apabila dibawakan lewat pendekatan yang sesuai.

"Pandangan dari masyarakat saja kali ya. Kayak kami dance hiphop. Kami pun pakai musik hiphop lihat musiknya, enggak semua musik yang kami gunakan. Inginnya mereka bisa lebih menerima hiphop di Aceh. Tapi sekarang sudah ada, dan sudah mulai mereka mengundang kami. Jadi mereka kasih space buat kami untuk tampil," papar Alysa.

Bereksperimen Sangat Luas

Duo musisi Bottlesmoker turut memberikan opini mereka mengenai alasan mendasar mengapa generasi muda mengemban tanggung jawab yang besar dalam menggerakkan perubahan. 

Agung dari Bottlesmoker berpandangan bahwa wadah untuk bereksperimen bagi para anak muda di era sekarang masih terbuka sangat lebar tanpa dihambat banyak batasan.

"Secara space bereksperimen sangat luas. Potensi untuk memberikan sesuatu lebih ada di anak muda. Banyak pertimbangan yang me-reduce itu. Saya setuju anak muda sangat besar untuk berikan perubahan," ujar Agung.

Membawa Perubahan

Sebagai penutup sesi diskusi, Aliya memberikan penekanan mengenai pentingnya merawat rasa optimisme dalam tiap aksi yang digulirkan oleh generasi muda demi masa depan Indonesia. 

Dirinya meyakini bahwa segala bentuk kontribusi, sekecil apa pun itu, kelak akan bermuara pada sebuah pencapaian yang berdampak besar bagi negara.

"Dengan membawa perubahan tentu Indonesia jadi jauh lebih baik. Dari gerakan kecil bisa lahir perubahan besar," tutup Aliya.

Terkini