Polda Metro Jaya Gandeng Penggiat Medsos Berantas Begal

Rabu, 20 Mei 2026 | 04:52:01 WIB
Polda Metro Jaya membentuk tim pemburu begal yang akan bersiaga 24 jam memberantas aksi kriminal jalanan.(Sumber:NET)

JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memaksimalkan penggunaan media sosial dengan merangkul para konten kreator platform digital guna mempercepat pelaporan serta penindakan kasus begal dan kriminalitas jalanan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memaparkan strategi ini diterapkan dengan meluncurkan ruang koordinasi digital interaktif lewat akun resmi kepolisian supaya warga bisa melayangkan informasi dengan respons kilat.

"Untuk penggiat-penggiat media sosial, selama ini banyak memberikan informasi kepada kami, baik itu yang mengunggah di akun media sosial yang bersangkutan, kemudian ditandai (tag) ke akun media sosial yang kami miliki," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (20/05/2026).

Iman memaparkan terdapat dua akun utama yang disiapkan untuk menampung aduan warga tersebut, yakni akun @ditreskrimum_pmj dan akun @sikat_mann.

"Wadah ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal melalui efektivitas laporan berbasis digital," ucapnya.

Polda Metro Jaya pun meminta warga agar tidak segan memakai kanal-kanal komunikasi itu apabila melihat atau mengendus adanya indikasi kriminalitas jalanan.

Sebelumnya Polda Metro Jaya sudah menyiagakan Tim Pemburu Begal yang dikhususkan demi memberangus tindak kriminalitas begal yang kian mengkhawatirkan warga.

"Kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama kami menjaga Jakarta lebih aman lagi," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/5/2026).

Langkah tersebut menjadi bentuk tindakan dalam merespons kilat dan mengatasi pelbagai peristiwa yang berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Kami siapkan di berbagai titik yang cukup rawan terjadi kejahatan. Karena dari berbagai kejadian yang terjadi, kami analisa dan kami menemukan titik-titik rawan kejahatan. Di sana kami akan tempatkan tim kami, baik itu yang ada di jajaran Polsek, kemudian Polres, dan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum," katanya.

Tags

Terkini