Tekan Polusi, Jaksel Gelar Uji Emisi Gratis 1.700 Kendaraan

Senin, 18 Mei 2026 | 10:59:27 WIB
Uji Emisi Gratis.(Sumber:NET)

JAKARTA- Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan (Jaksel) mematok target 1.700 kendaraan untuk berpartisipasi dalam uji emisi gratis sepanjang tahun 2026 demi mengurangi pencemaran udara dari gas buang kendaraan bermotor.

"Kendaraan yang telah melakukan uji emisi nantinya akan tercatat dalam aplikasi e-Uji Emisi. Hal itu juga dapat menjadi bukti apabila uji emisi diberlakukan untuk keperluan lainnya," kata Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Suku Dinas LH Jakarta Selatan Tuty Ernawati Sapardin di Jakarta, Senin (18/05/2026).

Dia menyebutkan bahwa uji emisi tersebut dilaksanakan demi memastikan tingkat polutan dari pipa pembuangan kendaraan tidak melewati ambang batas yang sudah ditentukan.

Dia memaparkan bahwa target 1.700 kendaraan itu dipecah ke dalam empat triwulan. Di triwulan I, sasarannya adalah 200 kendaraan, sementara untuk triwulan II, III, dan IV masing-masing dipatok 500 kendaraan.

Menurut dia, demi mengejar target itu, Suku Dinas LH Jakarta Selatan bakal melangsungkan uji emisi berkala di 10 kantor kecamatan se-Jakarta Selatan dengan membidik 100 kendaraan pada tiap pelaksanaannya.

"Uji emisi juga dilakukan melalui kegiatan penaatan hukum dan program pendukung lainnya," ujar Tuty.

Baca juga: Sudin LH Jaksel catat 30 kendaraan tak lolos uji emisi di Blok M

Di sisi lain, realisasi uji emisi pada tahun lalu justru sukses melewati target yang sudah dipasang. Di tahun 2025, target awalnya cuma 1.500 kendaraan, namun menjelang akhir triwulan IV, total kendaraan yang ikut uji emisi justru mendekati angka 2.000 unit.

"Tahun lalu, targetnya 1.500 kendaraan, tetapi hingga akhir triwulan IV, hampir 2.000 kendaraan telah melakukan uji emisi. Mudah-mudahan, tahun ini jumlahnya bisa lebih banyak lagi," ungkap Tuty.

Dia pun mengajak warga masyarakat supaya memeriksakan emisi kendaraan mereka secara berkala paling tidak setahun sekali.

"Langkah ini penting untuk mendukung terciptanya kualitas udara yang lebih baik di Jakarta," imbuh Tuty.

Tags

Terkini