Satgas MBG Bangkalan Desak SPPG Segera Lengkapi Izin Operasional

Senin, 11 Mei 2026 | 11:50:26 WIB
peresmian salah satu dapur MBG di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Bangkalan – Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur memberikan peringatan kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut agar secepatnya melengkapi persyaratan operasional program.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika, di Bangkalan, Minggu (10/05/2026) menyatakan bahwa lewat pemantauan Satgas hingga 10 Mei 2026, baru tercatat 112 dari total 179 dapur MBG yang sudah berjalan, sementara 85 dapur lainnya masih tertahan.

"Penyebabnya, karena dapur-dapur yang belum beroperasi ini belum mengantongi izin operasional lengkap," katanya.

Bukan hanya itu, dari keseluruhan 179 dapur MBG, baru terdapat 129 dapur yang mengantongi ID atau kode registrasi resmi dari Badan Gizi Nasional.

 Sebanyak 50 dapur sisanya diketahui belum memilikinya. Masalah lain yang ditemukan oleh Satgas MBG menyangkut kesiapan SPPG adalah ketiadaan bangunan dapur yang permanen.

"Dari 179 dapur yang terdata, ada sebanyak 68 SPPG yang belum memiliki dapur permanen, atau masih dalam proses pembangunan, sehingga hal ini juga menjadi kendala beroperasinya dapur MBG di Bangkalan ini," katanya.

Kepala Satgas MBG Bambang Budi Mustika memaparkan lebih lanjut bahwa jumlah penerima manfaat program MBG di Kabupaten Bangkalan mencapai 328 ribu jiwa. Jumlah tersebut tersebar di 273 desa dan delapan kelurahan pada 18 kecamatan di seluruh Kabupaten Bangkalan.

"Para penerima manfaat ini terdiri atas siswa di berbagai lembaga pendidikan, ibu hamil dan ibu menyusui, serta anak balita non-PAUD," katanya.

Mengenai hambatan izin operasional serta keterbatasan sarana dan prasarana tersebut, Bambang menyebutkan pihaknya sudah menempuh pendekatan khusus kepada pengelola agar proses pengurusan izin dipercepat.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan instansi dinas terkait untuk membantu, karena program MBG ini merupakan program prioritas pemerintah," katanya, menjelaskan.

Tags

Terkini