PEKANBARU - Polisi Ungkap Menantu Otaki Pembunuhan Lansia di Pekanbaru yang sempat gegerkan warga. Pelaku diduga menyewa orang untuk mengeksekusi korban di rumahnya.
Penyidikan intensif yang dilakukan aparat kepolisian akhirnya membuahkan hasil signifikan terkait kasus hilangnya nyawa seorang warga lanjut usia.
"Hasil penyelidikan mengungkap bahwa otak pelaku dari pembunuhan ini adalah menantu korban sendiri yang berinisial SY," ujar Kompol Bery Juana Putra, saat memberikan keterangan resmi di Mapolresta Pekanbaru pada, Minggu (3/5/2026).
Kompol Bery Juana Putra menjelaskan bahwa tersangka utama tersebut tidak bekerja sendirian dalam menjalankan aksi kriminalnya.
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa tersangka menyusun skenario sedemikian rupa guna menghilangkan jejak keterlibatannya secara langsung.
Tersangka SY berpendapat bahwa konflik internal keluarga yang sudah berlangsung lama menjadi alasan dirinya melakukan tindakan melanggar hukum tersebut.
Berdasarkan keterangan tim penyidik, pelaku merasa sakit hati dan dendam terhadap mertuanya terkait urusan pembagian harta atau warisan.
Petugas kini masih melakukan pengejaran terhadap 2 orang eksekutor yang dibayar oleh tersangka untuk mengeksekusi korban.
Barang bukti berupa alat komunikasi dan sejumlah uang yang digunakan untuk transaksi kejahatan telah disita oleh polisi.
Pelaku terancam jeratan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang sementara kepolisian menuntaskan pengejaran terhadap pelaku lain yang masih buron.