PTPP Kantongi Proyek Jembatan Pulau Laut Kalsel Senilai Rp1 Triliun

Jumat, 10 April 2026 | 14:58:05 WIB
PTPP Kantongi Proyek Jembatan Pulau Laut Kalsel Senilai Rp1 Triliun

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu fokus utama dalam upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Indonesia. Berbagai proyek strategis terus digulirkan, terutama yang berkaitan dengan transportasi dan akses logistik. 

Infrastruktur seperti jembatan memiliki peran penting dalam membuka keterhubungan wilayah yang sebelumnya terpisah oleh kondisi geografis. Di kawasan Kalimantan Selatan, pengembangan jaringan transportasi menjadi bagian penting dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Dengan kondisi wilayah yang dipisahkan oleh perairan dan sungai, keberadaan jembatan dapat mempercepat mobilitas barang dan manusia, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satu proyek infrastruktur yang kini mulai digarap adalah pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah daratan Kalimantan dengan Pulau Laut. Proyek tersebut melibatkan perusahaan konstruksi pelat merah yang kembali dipercaya untuk mengerjakan pembangunan infrastruktur berskala besar di Indonesia.

Proyek Jembatan Strategis di Kalimantan Selatan

PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) meraih proyek pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dengan nilai Rp1,02 triliun. Proyek tersebut dikerjakan melalui skema joint operation (JO) dengan PTPP sebagai lead contractor dengan porsi 50%.

Pembangunan ini merupakan bagian dari program multiyears 2026–2028 yang ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan.

Penandatanganan kontrak proyek telah dilakukan pada 30 Maret 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan bersama pihak penyedia jasa.

Adapun proyek ini memiliki masa pelaksanaan konstruksi selama 1.005 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 730 hari kalender. Perolehan proyek ini sekaligus menambah portofolio PTPP di sektor infrastruktur, khususnya proyek yang berkaitan dengan penguatan konektivitas wilayah.

Lokasi Proyek dan Manfaat Bagi Konektivitas Wilayah

Secara lokasi, pembangunan jembatan tersebut berada di Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan akses antara Pulau Kalimantan dan Pulau Laut, sekaligus memperlancar distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

Dengan adanya jembatan tersebut, konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan diharapkan menjadi lebih efisien.

Selain mempercepat mobilitas masyarakat, keberadaan infrastruktur ini juga diproyeksikan mampu mendukung kegiatan ekonomi, termasuk distribusi barang dan aktivitas perdagangan.

Peningkatan akses transportasi tersebut berpotensi memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, mulai dari perdagangan, industri, hingga pariwisata di wilayah sekitar.

Kepercayaan Terhadap Kapabilitas PTPP

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan perolehan proyek ini mencerminkan kepercayaan terhadap kapabilitas perseroan dalam mengerjakan proyek berskala besar.

“Perolehan proyek ini menjadi bukti kepercayaan yang terus diberikan kepada PTPP dalam mengerjakan proyek infrastruktur strategis, khususnya sebagai lead contractor. Kami berkomitmen untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai target, baik dari sisi mutu, waktu, maupun aspek keselamatan kerja, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Joko.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas pelaksanaan proyek sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sebagai perusahaan konstruksi milik negara, PTPP selama ini dikenal memiliki pengalaman dalam mengerjakan berbagai proyek infrastruktur besar di Indonesia. Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat perusahaan dipercaya kembali untuk menangani proyek pembangunan strategis di berbagai daerah.

Dampak Proyek Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah

PTPP menilai proyek ini sejalan dengan upaya pemerataan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Selain meningkatkan konektivitas wilayah, pembangunan jembatan juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Peningkatan akses transportasi dinilai dapat membuka peluang baru bagi aktivitas ekonomi di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.

Dengan konektivitas yang lebih baik, arus distribusi barang menjadi lebih lancar sehingga mampu mendukung perkembangan sektor perdagangan dan industri. Di sisi lain, mobilitas masyarakat yang semakin mudah juga dapat mendorong pertumbuhan sektor jasa serta membuka peluang investasi di wilayah tersebut.

Melalui pembangunan infrastruktur seperti jembatan ini, pemerintah daerah berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran proyek tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan keterlibatan perusahaan konstruksi nasional dalam proyek berskala besar, diharapkan pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat jangka panjang bagi berbagai wilayah di Indonesia.

Terkini