JAKARTA - Kebutuhan modal usaha yang terus meningkat membuat pelaku UMKM semakin selektif dalam memilih sumber pembiayaan.
Di tengah berbagai pilihan yang tersedia, Kredit Usaha Rakyat (KUR) tetap menjadi solusi favorit karena menawarkan bunga rendah serta skema cicilan yang fleksibel.
Program ini tidak hanya membantu keberlangsungan usaha kecil, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor produktif.
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh Bank Rakyat Indonesia pada 2026 masih menjadi andalan para pelaku UMKM karena menawarkan bunga rendah sekitar 6% per tahun dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.
BRI menyediakan cicilan yang bervariasi sesuai pinjaman dan tenor hingga 60 bulan yang ditujukan untuk mendukung pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah kebutuhan modal usaha yang terus meningkat.
Sebagai informasi, BRI merupakan penyalur KUR terbesar di Indonesia, dengan realisasi Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur sepanjang 2025.
Dalam periode 2015–2025, total penyaluran mencapai Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima, didominasi sektor produksi sebesar 64,49%, terutama pertanian yang mencapai Rp80,09 triliun atau 44,97%.
Jenis KUR BRI Sesuai Kebutuhan Usaha
Mengutip laman resmi, BRI menyediakan dua jenis KUR, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha, dengan perbedaan utama pada plafon pinjaman dan ketentuan agunan.
KUR Mikro Bank BRI
KUR Mikro BRI merupakan kredit modal kerja atau investasi bagi pelaku usaha produktif yang layak namun belum memiliki agunan tambahan, dengan plafon hingga Rp50 juta.
KUR Kecil Bank BRI
KUR Kecil BRI ditujukan untuk usaha produktif serupa dengan plafon di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta, dengan ketentuan agunan menyesuaikan nilai pinjaman.
Syarat Pengajuan KUR BRI
Untuk mengajukan KUR BRI, terdapat sejumlah persyaratan umum yang harus dipenuhi calon debitur. Mengutip panduan pengajuan kredit UMKM BRI, syarat dibedakan berdasarkan jenis KUR sebagai berikut:
KUR Mikro BRI
1. Individu dengan usaha produktif dan layak
2. Usaha aktif minimal 6 bulan
3. Tidak menerima kredit produktif lain (kecuali KPR, KKB, kartu kredit)
4. Melampirkan KTP, KK, dan izin usaha
Ketentuan:
1. Plafon maksimal Rp50 juta
2. Kredit Modal Kerja (KMK) tenor hingga 3 tahun
3. Kredit Investasi (KI) tenor hingga 5 tahun
4. Suku bunga 6% efektif per tahun
5. Tanpa biaya administrasi dan provisi
KUR Kecil BRI
1. Memiliki usaha produktif dan layak
2. Tidak menerima kredit produktif dari bank lain
3. Usaha aktif minimal 6 bulan
4. Memiliki IUMK atau izin usaha setara
Ketentuan:
1. Plafon Rp50 juta hingga Rp500 juta
2. KMK tenor maksimal 4 tahun
3. KI tenor maksimal 5 tahun
4. Suku bunga 6% efektif per tahun
5. Wajib agunan sesuai ketentuan bank
Simulasi Tabel Angsuran KUR BRI
Berikut tabel angsuran yang bisa menjadi gambaran bagi calon nasabah KUR BRI dalam menyesuaikan cicilan per bulan dengan kemampuan keuangan dan pilihan tenor pinjaman:
Plafon Rp1.000.000
12 bulan: 86.527
18 bulan: 58.685
24 bulan: 44.773
36 bulan: 30.877
48 bulan: 23.946
60 bulan: 19.801
Plafon Rp5.000.000
12 bulan: 432.634
18 bulan: 293.425
24 bulan: 223.863
36 bulan: 154.385
48 bulan: 119.731
60 bulan: 99.006
Plafon Rp10.000.000
12 bulan: 865.267
18 bulan: 586.850
24 bulan: 447.726
36 bulan: 308.771
48 bulan: 239.462
60 bulan: 198.012
Plafon Rp15.000.000
12 bulan: 1.297.901
18 bulan: 880.275
24 bulan: 671.589
36 bulan: 463.156
48 bulan: 359.194
60 bulan: 297.018
Plafon Rp20.000.000
12 bulan: 1.730.535
18 bulan: 1.173.700
24 bulan: 895.452
36 bulan: 617.542
48 bulan: 478.925
60 bulan: 396.024
Plafon Rp25.000.000
12 bulan: 2.163.169
18 bulan: 1.467.125
24 bulan: 1.119.314
36 bulan: 771.927
48 bulan: 598.656
60 bulan: 495.030
Plafon Rp30.000.000
12 bulan: 2.595.802
18 bulan: 1.760.550
24 bulan: 1.343.177
36 bulan: 926.313
48 bulan: 718.387
60 bulan: 594.036
Plafon Rp35.000.000
12 bulan: 3.028.436
18 bulan: 2.053.975
24 bulan: 1.567.040
36 bulan: 1.080.698
48 bulan: 838.119
60 bulan: 693.042
Plafon Rp40.000.000
12 bulan: 3.461.070
18 bulan: 2.347.399
24 bulan: 1.790.903
36 bulan: 1.235.084
48 bulan: 957.850
60 bulan: 792.048
Plafon Rp45.000.000
12 bulan: 3.893.704
18 bulan: 2.640.824
24 bulan: 2.014.766
36 bulan: 1.389.469
48 bulan: 1.077.581
60 bulan: 891.054
Plafon Rp50.000.000
12 bulan: 4.326.337
18 bulan: 2.934.249
24 bulan: 2.238.629
36 bulan: 1.543.855
48 bulan: 1.197.312
60 bulan: 990.060
Cara Pengajuan KUR BRI
Calon debitur dapat mengajukan KUR melalui dua cara, yaitu secara online melalui laman resmi atau langsung datang ke kantor cabang Bank Rakyat Indonesia terdekat.
Pengajuan KUR BRI Secara Online
1. Akses laman resmi KUR BRI di kur.bri.co.id dan login menggunakan akun terdaftar
2. Pilih menu “Ajukan Pinjaman KUR” dan setujui syarat serta ketentuan
3. Isi data diri dan data usaha secara lengkap
4. Unggah dokumen pendukung seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, dan foto usaha
5. Gunakan fitur simulasi untuk melihat estimasi angsuran
6. Ajukan pinjaman dan tunggu proses verifikasi
7. Menunggu jadwal survei lapangan dari petugas BRI
Pengajuan KUR BRI Secara Offline
1. Datang ke kantor cabang BRI terdekat dengan membawa dokumen persyaratan
2. Membuka rekening BRI terlebih dahulu (jika belum memiliki)
3. Menyampaikan pengajuan KUR kepada petugas
4. Mengikuti proses wawancara dan verifikasi data
Setelah pengajuan dikirim, tim bank akan melakukan verifikasi data dan survei usaha sebelum proses pencairan dana.
Dengan berbagai kemudahan tersebut, KUR BRI tetap menjadi solusi pembiayaan yang relevan bagi pelaku UMKM. Dukungan bunga rendah, tenor fleksibel, serta proses pengajuan yang semakin mudah menjadikan program ini sebagai tulang punggung pembiayaan usaha kecil di Indonesia.